Jakarta, Beritasatu.com – FIFA memberikan sanksi kepada tim nasional sepak bola Indonesia karena sejumlah pelanggaran. Indonesia mendapat penalti menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang dan Arab Saudi. FIFA mendenda timnas Indonesia yang dipimpin Shin Tae-yong sebanyak empat kali.
Read More : Pesisir Jakarta Berpotensi Dilanda Banjir Rob Pekan Depan
Indonesia dilarang mengikuti Piala Dunia 2026 yang digelar di kawasan Asia, setelah gagal di Grup C pada empat laga awal.
Penyelidik Shin Tae-yong Kim Jong Jin mengumumkan keluhan manajer Sumardji pada pertemuan ketiganya di Bahrain ketika empat sanksi menunda Australia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 di kawasan Asia. Timnas Indonesia sudah ketiga kalinya ditempatkan di markas Tiongkok.
“FIFA telah memberlakukan aturan ini sebagai keputusan Komite Disiplin atas beberapa insiden yang terjadi pada September dan Oktober 2024 selama Piala Dunia 2026,” demikian pernyataan resmi FIFA.
FIFA mengeluarkan 27 penalti, empat di antaranya ditujukan kepada timnas Indonesia.
Timnas Indonesia pertama kali terkena larangan bermain karena menunda menjamu Australia pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia pada Selasa. 10/9/2024). Namun FIFA mengeluarkan peringatan atas kejadian di SUGBK.
Keputusan kedua Timnas Indonesia akan menerima keputusan kedua karena perilaku manajer Sumarji. Pada hari ketiga Piala Dunia 2026, Kamis malam, 10 Oktober 2026, WIB diberikan skorsing satu pertandingan karena melakukan protes pada laga tandang Indonesia kontra Bahrain. Pada laga keempat, Sumarji berhasil mengalahkan Indonesia 1-2.
Read More : Kilau Mempesona Seni Memadukan Bros, Liontin dan Kalung untuk Tampil Stunning
Putusan ketiga: Kim Jong-jin, pengintai Shin Tae-yong, mendapat hukuman berat berupa larangan bermain empat pertandingan. Namun FIFA tidak mengungkap jenis pelanggaran yang dilakukan Korea Selatan terhadap Bahrain.
Keputusan keempat: Keputusan keempat terhadap timnas Indonesia karena mereka berlari di China pada 15 Oktober 2024 karena dianggap terlambat. FIFA memerintahkan timnas Indonesia dan membayar CHF 10.000 atau sekitar Rp. 179 juta. Penalti tersebut menarik karena tim Indonesia mendapat penalti telat meski satu tim.