Dili, Beritasatu.com – Paus Fransiskus tiba di Timor-Leste pada Senin (9 September 2024) untuk kunjungan tiga hari ke negara Katolik di Asia Tenggara itu.

Read More : Ahli Bahasa: Hasto Setujui Suap Rp 850 Juta dari Harun Masiku

Paus Fransiskus berencana memimpin kelompok tersebut di lapangan terbuka yang diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari separuh penduduk Timor Timur yang berjumlah 1,3 juta jiwa.

Paus Fransiskus memulai ziarah selama 12 hari ke empat negara di Asia Tenggara dan Oseania. Ini adalah perjalanan terpanjangnya ke luar negeri.

Paus tiba di Timor Timur dari Papua Nugini. Sehari yang lalu, seorang pemimpin Katolik melakukan perjalanan ke daerah terpencil di Papua Nugini untuk membawa perbekalan kesehatan.

Paus Fransiskus tiba di Dili, ibu kota Timor Timur, pada Senin sore. Ia disambut di bandara oleh Presiden José Manuel Ramos-Horta dan anak-anak sekolah yang mengenakan kostum nasional, yang memberinya bunga dan syal tenun.

Ribuan orang memenuhi kota di sekitar bandara ketika Paus Fransiskus mengendarai kendaraan putih beratap terbuka. Banyak orang menggunakan payung berhiaskan warna putih dan kuning bendera Vatikan untuk melindungi diri dari sinar matahari langsung di suhu panas 31 derajat Celcius.

Read More : CEO UnitedHealthcare Tewas Ditembak, Istri Ungkap Sempat Terima Ancaman

Paus Fransiskus adalah Paus kedua yang berkunjung setelah Yohanes Paulus II, yang pada tahun 1989 memberikan dorongan bersejarah bagi gerakan kemerdekaan negara tersebut.

Negara ini mungkin memiliki jumlah umat Katolik terbesar di dunia, dan Vatikan mengklaim bahwa sekitar 96 persen penduduk Timor Timur menganut agama ini.

Penyelenggara memperkirakan sekitar 750.000 orang akan menghadiri Misa hari Selasa bersama Paus Fransiskus di kota pesisir Tasitolu yang luas.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *