JAKARTA, Beritasatu.com – Tesla yang dipimpin Elon Musk menghadapi hari-hari sulit dalam beberapa minggu terakhir. Mulai dari pembatalan, recall model bermasalah, hingga harga saham anjlok.

Read More : Membedah Revolusi Teknologi Energi Terbarukan di Energy Week IEE Series 2024

Minggu ini dimulai dengan Tesla mengumumkan akan memberhentikan 10% dari seluruh tenaga kerjanya untuk menghemat biaya. Penyakit ini mempengaruhi 14.000 pekerja di Austin, Texas.

Dua eksekutif senior Tesla akan meninggalkan Tesla, termasuk Andrew Baglino, yang menjabat sebagai wakil presiden bidang tenaga listrik dan teknik bahan bakar, dan Rohan Patel, direktur senior kebijakan publik dan bisnis pengembangan.

Pekan ini, saham Tesla anjlok di bawah US$150 per saham. Saham Tesla telah jatuh hampir 40% tahun ini karena persaingan yang ketat dan penurunan penjualan.

Awal pekan ini, Tesla mengumumkan penarikan hampir 4.000 unit Cybertruck karena masalah pada pedal akselerator. Pickup elektronik baru-baru ini diluncurkan.

Read More : Tol Jakarta-Cikampek Bebas Macet Malam Ini

Menanggapi rentetan permasalahan tersebut, Tesla akhirnya memutuskan untuk memangkas harga ketiga model yang dijual di Amerika Serikat (AS) sebesar $2.000, yakni Y, X dan S. Harapannya penjualan pun semakin meningkat.

Selain itu, rencana Elon Musk untuk bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada pekan ini terpaksa ditunda karena menangani berbagai permasalahan yang dihadapi Tesla.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *