Surabaya, Berasatu.com – Ronald Tannur, putra Edward Tannur, mantan anggota DPR dari Nusa Tengara Timur, punya waktu untuk meninggalkan Indonesia. Dari imigrasi umum imigrasi imigrasi, Ronald berjalan di jalan setapak setelah menerima frasa bebas, tetapi segera kembali untuk melarang.

Read More : Mentan: Harga Pangan Ramadan 2025 Lebih Rendah Dibanding Tahun Lalu

“Orang itu punya waktu untuk keluar dan kembali.

“Jadi kami telah melakukan larangan langsung dengan Direktur Pendukung Imigenment, dan Alhamdulillah dengan baik. Dan dengan Singapura.

Setelah penangkapan, Ronald Tann segera berada di kota tengah tengah ke Sidoarjo segera. Kajati Surabaya, Mia Amiaati, aplikasi Ronald sesuai dengan rencana Mahkamah Agung dan Jambidum dari bisnis Advokat India.

“Hari ini, untuk memenuhi contoh terakhir dan berterima kasih kepada Tuhan, bahwa eksekusi baik -baik saja,” kata Mia.

Mia amiati dijelaskan dengan penangkapan Ronald, yang menghukum Java High High ke Pengadilan Tinggi Republik: 1466 / K / PID / PID / 2024.

Read More : Messi Lewati Sejumlah Peluang, Inter Miami Kalah di Laga Tandang

Sekitar 14,10 WIB, penggemar umum tim Jawa Timur bersama dengan tim kelompok jaksa penuntut sebuah rumah Romu Bann Tannur di negara bagian Pakuwon City Sheersia E3, Surabaya. Tim tiba di 14.30 WIB dan segera membawa Ronald Tannur dengan asisten domestik.

Proses penangkapan Ronald Tanals, dan 14.45 WIB berhasil dibawa dan kemudian dibawa ke program Java Java. Kantor Java yang masuk pada 15:40 dan Peniteniariam (LP) dibawa ke kelas Surabaya (LP) untuk pembunuhan itu.

Dari Mahkamah Agung Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia: 1466 / K / K / PID / 2024, pada putra Edward Tanza ditahan oleh 351 pembunuhan di baris tersebut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *