Jakarta, Beritasatu.com – Karyawan pabrikan sepeda motor asal Austria, KTM, mengalami situasi yang sangat membuat frustasi jelang libur Natal. Menurut pemberitaan terbaru, gaji bulan Desember yang semula dijanjikan perusahaan tidak akan dibayarkan hingga tahun 2025 dan akan dibayarkan melalui dana bantuan kebangkrutan.
Read More : Gula Pasir di Pasar Tradisional Tangerang Langka
Menurut informasi yang diperoleh dari Kamar Buruh Austria Atas, KTM awalnya menjanjikan karyawannya 90% dari gaji bulan Desember mereka di muka. Namun janji tersebut tidak dipenuhi dan pembayaran gaji bulan Desember ditunda ke tahun berikutnya tepatnya pada tahun 2025. Kini para pegawai harus menunggu keringanan disalurkan melalui dana pailit.
“Menjelang Natal, KTM berencana membayar karyawannya sebesar 90% dari gaji bulan Desember di muka,” demikian pernyataan yang dikutip Crash (14 Desember 2024).
“Saya sudah berjanji pada karyawan saya. Tapi sekarang semuanya sudah dibatalkan!”
Andreas Stangl, presiden Kamar Buruh Austria Atas, mengatakan situasi ini sangat merugikan para pekerja. “Gaji November dan bonus Natal belum dibayarkan. Kini, menjelang Natal, ada kabar buruk yang datang! Dia berkata
“Manajemen KTM tidak lagi menepati janjinya,” kata Stangl. Kualitas ‘jabat tangan’ yang dulu disayangi telah hilang.”
Read More : Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp 15.855 Per Dolar AS
Kamar Buruh Austria Atas telah berjanji untuk memastikan bahwa karyawan menerima hak-hak mereka yang belum dibayar sesegera mungkin melalui dana bantuan kebangkrutan.
Ketika situasi semakin sulit, para karyawan KTM terpaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa perusahaan tidak hanya menghadapi krisis keuangan, tetapi mereka juga menghadapi Natal tanpa mampu membayar gaji yang telah lama ditunggu-tunggu.