SAMBAS, Beritasatu.com – Dua anak di bawah umur di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat diarak telanjang keliling desa usai kedapatan mencuri kelapa pada Selasa malam (02/07/2024).

Read More : Bologna Melenggang ke Semifinal Piala Italia untuk Pertama Kali dalam 26 Tahun

Kapolsek Celakau Ipada Rio Castella mengatakan, pencurian terjadi di perkebunan kelapa milik seorang warga bernama Ilham di Dusun Kollam, Desa Semelegi.

“Warga menemukan keduanya membawa kelapa korban di dalam karung,” kata Rio dalam keterangan tertulis, Rabu malam (3 Juli 2024).

Warga kemudian memanggil warga lain yang berkumpul di lokasi kejadian untuk mengamankan kedua terdakwa, kata Rio.

Usai menangkap kedua tersangka, warga melakukan aksi jalan kaki ke seluruh desa untuk memberikan efek jera terhadap keduanya. Keduanya juga diminta melepas pakaiannya dan hanya menyisakan pakaian dalam saja.

Karena kejadian itu, masyarakat mengajak mereka berkeliling desa untuk memberikan pelajaran dan peringatan, katanya.

Tindakan pelepasan terdakwa akhirnya diketahui oleh aparat desa yang kemudian melaporkannya ke Polsek Selkau. Kedua tersangka langsung diamankan di Mapolsek.

“Kerusakannya sekitar Rp 42.000,” ujarnya.

Read More : Polda Jatim Temukan Fakta Baru di Balik Pengungkapan Video Syur Calon Model

Rio mengatakan, pemaparan para terdakwa di desa tersebut merupakan inisiatif warga yang marah dan kesal karena kejahatan tersebut sering terjadi. Selain itu, mereka berdalih juga akan menghindari pemukulan dan kekerasan fisik.

Kendati demikian, Rio menyayangkan sikap main hakim sendiri yang dilakukan warga tersebut. Selanjutnya aksi tersebut sengaja direkam dan dibagikan ke media sosial agar viral.

“Salah jika dipamerkan dan diviralkan karena akibat dari perbuatan tersebut sudah terasa di satu tempat, yakni saat melapor ke polisi,” kata Rio.

Di sisi lain, Rio membenarkan dirinya telah mengingatkan masyarakat setempat untuk tidak mengulangi aksi mengarak maling ke seluruh desa dengan alasan apapun.

“Mereka memahami dan berjanji bahwa ini akan menjadi pembelajaran. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai mengenai hal ini,” kata Rio. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *