Sibu, Beritasatu.com – Seorang tentara Malaysia dilaporkan tewas ditembak oleh seorang pemburu saat berlatih bersama pasukannya di Sarawak.

Read More : 5 Tentaranya Terluka Kena Serangan, UNIFIL Tetap Tolak Permintaan Mundur Israel

Prajurit yang diketahui bernama Kopral Petrus Lingi Lyman itu ditembak mati pada Senin (23/9/2024). Pihak berwenang masih mencari tersangka yang belum diketahui identitasnya.

Media Malaysia memberitakan, pria berusia 29 tahun itu ditembak mati oleh pemburu liar.

Pada tanggal 24 September, Desmond Leo Naga Janting, sepupu Petrus, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Star bahwa mereka terakhir bertemu di Kanada tahun lalu di rumah panjang mereka selama festival Wajdayak.

Gawai Dayak merupakan festival syukuran dan panen yang biasanya dirayakan pada tanggal 1 Juni setiap tahunnya.

“Saya benar-benar tidak menyangka dia akan meninggalkan kami seperti itu,” kata Desmond.

“Saya tidak menyangka itu akan menjadi kali terakhir saya menghubunginya,” katanya.

Departemen Hubungan Masyarakat Komando Angkatan Darat Malaysia mengeluarkan pernyataan pada tanggal 23 September yang mengonfirmasi bahwa personel dari Brigade 9 di Sibu telah ditembak mati. Insiden itu terjadi saat latihan di pagi hari di hari yang sama.

Read More : Ini Alasan Hard Gumay Hanya Munculkan Inisial dalam Ramalannya

Staf memberikan pertolongan pertama di lokasi. Dia kemudian dibawa ke klinik dan kemudian ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut, Bernama melaporkan.

Dia dinyatakan meninggal di rumah sakit dan kejadian itu dilaporkan ke polisi.​

Menurut keterangan pihak Angkatan Darat Malaysia, Petrus sedang beristirahat bersama peletonnya ketika mendengar suara sepeda motor lewat di jalan setapak dekat posisi mereka.

Kemudian mereka mendengar suara seperti suara tembakan. Saat melakukan pemeriksaan perimeter, petugas menemukan Petrus telah tertembak.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *