Jakarta, Beritasatu.com – Anggota DPR dari Partai Golkar Meutya Hafid buka suara soal pertemuannya dengan Presiden terpilih Prabowo Subanto di Hambalang, Jawa Barat beberapa pekan lalu.
Read More : Prabowo-Megawati Mesra di Harlah Pancasila, PDIP: Sikap Kenegarawanan
Meutya membantah susunan kabinet Prabowo-Gibran dibahas dalam pertemuan tersebut. Dia menegaskan pembahasan tingkat menteri merupakan hak prerogratif presiden terpilih.
Itu kewenangan presiden, jangan memikirkan apa pun. Kita tunggu dulu,โ kata Meutya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa ( 1/10/2024).
Saat bertemu dengan Prabowo Subanto, Mutya menyebut posisinya adalah Ketua Komisi I DPR periode 2019-2024. Ia mengatakan, Komisi I DPR merupakan mitra kerja Prabowo sekaligus menjabat Menteri Pertahanan pada Kabinet Indonesia Maju (KIM).
โKalau sama dia, dia teman, presiden terpilih juga rekan komisi, kemarin kita ketemu soal tugas komisi karena lima undang-undang sudah selesai,โ ujarnya.
Read More : Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Ditunda, Gibran: Sudah Ada Solusi
Prabowo Subanto pertama kali menelpon banyak orang di rumahnya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029. Jumat (27/9/2024) lalu, beberapa orang dipanggil ke Hambalang.