Astana, Britasato.com – Berbagai pihak meyakini penyebab jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines adalah karena ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Rusia. Pesawat Azerbaijan Airlines dikabarkan jatuh di Kazakhstan pada Rabu (25/12/2024) dan menewaskan 38 orang.
Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Masih Tinggi di Level Rp 1,568 Juta Per Gram
Azerbaijan dan Amerika Serikat menduga rudal Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines di dekat Aktau, Kazakhstan. adalahย
Embraer 190, yang lepas landas dari Baku ke Grozny, Chechnya, menyimpang dari jalur di Laut Kaspia sebelum jatuh. Situs web pemerintah Calibre yang pro-Azerbaijan dan media internasional seperti New York Times dan Euronews melaporkan bahwa rudal sistem pertahanan udara Pantsir-S Rusia Mereka mungkin bersalah.
Beberapa pakar penerbangan dan militer mengatakan kerusakan puing-puing Azerbaijan Airlines tampak seperti pecahan peluru, mirip dengan insiden tahun 2014 yang melibatkan penerbangan MH17. Maskapai Malaysia. Mereka mengatakan pesawat itu mungkin secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Rusia, lapor Ukraina, karena berada di area di mana pesawat tersebut beroperasi. Kendaraan udara tak berawak (UAV) telah terbang.
Sementara itu, Rosaviatsia (Badan Penerbangan Rusia) menyatakan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh serangan burung. Namun analisis video yang dirilis Kamis (26/12/2024) menunjukkan banyak lubang di bagian ekor pesawat yang menyerupai kerusakan akibat pecahan peluru rudal. Tembakan anti-pesawat adalah sistem pertahanan udara.
Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, mendukung teori bahwa pesawat tersebut dihantam oleh sistem antipesawat Rusia.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan sebelum mengambil kesimpulan. Pada saat yang sama, sumber-sumber pemerintah Azerbaijan melaporkan pecahan peluru menghantam penumpang dan awak kabin saat pesawat berada di udara.
Azerbaijan Airlines mengumumkan bahwa pesawat tersebut melewati sekawanan burung sebelum mencabut pernyataannya. Kementerian Kesehatan Kazakhstan melaporkan 29 orang selamat, termasuk tiga anak-anak, dan 11 di antaranya berada dalam perawatan intensif.
Read More : Banjir Bandang di Tumpat Malaysia Mulai Surut, Warga Tetap Waspada Gelombang Kedua
Ilham Aliyev, Presiden Republik Azerbaijan, menyatakan berkabung publik pada hari Kamis dan membatalkan perjalanannya ke Rusia untuk berpartisipasi dalam KTT Persemakmuran Bangsa-Bangsa (CIS). telah melakukan Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan korban luka segera pulih.
Menurut data radar penerbangan, pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh menyimpang dari jalur normalnya, terbalik di Laut Kaspia dan akhirnya mendarat di dekat Okta terjatuh. Pesawat ini membawa warga beberapa negara, antara lain 37 warga Azerbaijan, 6 warga Kazakh, 3 warga Kyrgyzstan, dan 16 warga Rusia.
Seorang saksi setempat, Elmira, menggambarkan momen mengerikan saat membantu korban. โMereka berlumuran darah, menangis dan meminta bantuan. โSaya tidak akan pernah melupakan ekspresi frustrasi mereka,โ katanya.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Aliyev atas tragedi ini. Investigasi untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya pesawat di Azerbaijan masih berlangsung.