Jakarta, Beritasatu.com – Pengemudi Tesla Model 3 nyaris tewas saat ditabrak kereta api karena terlalu mengandalkan teknologi otonom. Pengemudi berhasil diselamatkan karena di detik-detik terakhir hendak ditabrak, ia langsung mengambil alih kemudi mobil.
Read More : Cerminan Kasih, Jessica Iskandar Kenang Ayah Tercinta yang Akan Dikremasi 1 Januari 2024
Seperti dilansir Carscoops, Rabuu (22/5/2024), kejadian nahas itu terekam kamera mobil yang digunakan pengemudi. Dalam video tersebut, terlihat Tesla Model 3 menggunakan teknologi otonom khas Tesla, Self-Driving (FSD).
Parahnya lagi, mobil terus menggelinding saat melintasi perlintasan sebidang. Bahkan, tidak melambat saat mendekati kereta yang melintas.
Detik-detik terakhir, hendak ditabrak, pengemudi langsung mengambil kemudi mobil dan langsung melemparkan mobil ke kanan agar tidak menabrak kereta.
Ia berhasil selamat, namun mobil yang ditumpanginya hancur total karena menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Hanya pengendara yang bersyukur bisa terhindar dari kecelakaan maut.
โPengemudi melaporkan bahwa FSD gagal mendeteksi potensi tabrakan pada dua kesempatan,โ kata Carscoops.
Rekaman video pun beredar di forum konsumen Tesla. Hanya saja banyak pemilik mobil Tesla yang mengkritik pengemudi mobilnya.
Pasalnya, ketika hal tersebut terjadi, kondisi jalan tidak memungkinkan untuk menggunakan teknologi FSD. Kondisi jalan saat itu berkabut dan jarak pandang terbatas.
Read More : Indonesia Siapkan Atlet Terbaik untuk Kejuaraan Senam Dunia
Menurut mereka, situasi ini tidak memungkinkan FSD berfungsi dengan baik. Ibarat mata manusia yang harus bekerja keras saat jalanan gelap dan berkabut.
Dikritik, sang pengemudi selalu membela diri. Ia mengatakan, ini bukan kali pertama FSD mengalami disfungsi. Sebelumnya, ia sempat nyaris mengalami kecelakaan karena bergantung pada FSD.
Berbeda dengan kejadian belakangan ini, saat itu menurutnya kondisi jalan masih sangat ideal. Dari situlah ia mulai prihatin dengan kehadiran FSD di mobil kesayangannya.
โSetelah menggunakan sistem FSD beberapa lama, Anda cenderung percaya bahwa sistem tersebut berfungsi dengan baik. Teknologinya biasanya berfungsi sesuai harapan, sehingga hal seperti ini sangat memprihatinkan,โ ujarnya.
Saat ini Tesla belum memberikan tanggapan atas kecelakaan tersebut. Hanya ada sedikit kasus penggunaan FSD pada mobil Tesla yang menyebabkan kecelakaan. Hanya saja jumlahnya masih sedikit.