JAKARTA, BERITASATU.COM – Departemen Kepolisian Metropolitan Jakarta (Ditlantas) menggarisbawahi bahwa kendaraan resmi dengan nomor khusus masih akan diukur jika peraturan lalu lintas diperkosa dalam pelanggaran Transjakarta khusus.

Read More : Ayah Bunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Didakwa Pembunuhan Berencana

โ€œSeperti yang sering saya katakan, semua pelanggaran lalu lintas akan dicatat oleh kamera Ethle untuk saat ini. Dua kendaraan dengan lukisan hitam dan papan resmi akan ditangkap dan STNK akan secara otomatis diblokir.

Mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh mobil resmi dan direkam oleh sistem ETEL, Comaludin mengatakan bahwa partainya telah bekerja dengan agensi yang bersangkutan.

Dia menambahkan: “Untuk kendaraan resmi, hasil pendaftaran etle akan dikirim ke partai -partai internal. Jika para pelanggar polisi nasional tunduk pada propam, meskipun untuk kendaraan resmi TNI, mereka akan diikuti oleh polisi petugas dan tentara.”

Komarudin menunjukkan bahwa sistem tiket elektronik (ETLE) adalah upaya untuk fokus pada hukum teknologi yang menekankan prinsip -prinsip objektivitas dan keadilan. “Sistem akan merekam semua perilaku mengemudi,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa timnya masih menyelidiki waktu dan tempat pelanggaran yang diharapkan.

“Saya meminta anggota saya untuk lebih fokus pada pengelolaan kemacetan lalu lintas. Meskipun pelanggaran disebabkan, meninggalkan kamera untuk merekam, hasilnya tidak neguetik,” katanya.

Read More : Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Kemalingan, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Menanggapi video yang beredar di jejaring sosial, Komaruddin mengatakan bahwa polisi membayar upeti kepada kendaraan resmi yang melintasi rute bus, yang, menurutnya, adalah tindakan alami.

“Menghormati kendaraan resmi bersifat universal,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video viral dibuat di Instagram melalui akun @ facts.jakarta, menunjukkan mobil resmi yang melewati Transjakarta Lane dan ditemani oleh dua petugas polisi, yang menikah ketika kendaraan itu lewat.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *