Surabaya, Beritasatu.com – Legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat mengungkapkan kekecewaannya atas hasil mengecewakan tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024. 

Read More : Indonesia vs Jepang, Rizky Ridho: Kami Siap Tampil Habis-habisan

Tim bulu tangkis Indonesia hanya mampu meraih satu medali perunggu di nomor tunggal putri, setelah itu Taufik terang-terangan mengungkapkan ketidakpuasannya.

Menurut Taufik, kegagalan tersebut patut menjadi inspirasi reformasi menyeluruh di bulu tangkis Indonesia, termasuk di kalangan atlet, pelatih, dan pengelola organisasi.

Sebagai juara Olimpiade Athena 2004, Taufik sangat kecewa karena meski tim bulu tangkis Indonesia mengirimkan atlet di semua nomor, mereka hanya berhasil mendapatkan medali perunggu melalui Gregoria Mariska.

Sebagai anggota tim ad hoc PBSI yang dipercaya memantau dan mendampingi para atlet selama enam bulan terakhir menjelang Olimpiade Paris, Taufik menegaskan kebutuhan seluruh atlet terpenuhi, termasuk dukungan motivasi, psikolog tim. dan dukungan pelatihan.

“Kalau dibilang kecewa, saya pribadi kecewa. Namun, kita tidak bisa melihat ke belakang. Kita perlu fokus ke depan dan berusaha memajukan bulu tangkis Indonesia,” kata Taufik Hidayat di Surabaya, Selasa (13/8/2024). ,

Read More : Perkuat Lini Sayap, Persebaya Datangkan Gali Freitas

Taufik berharap hasil Olimpiade Paris bisa menjadi tolak ukur peningkatan kualitas bulu tangkis Israel ke depan.

Ia ingin pengurus baru PBSI di bawah kepemimpinan Kumjan Fadil Imran bisa bersinergi membangun PBSI ke arah yang lebih baik. 

Menurutnya, “Masyarakat bisa menentukan sendiri bagaimana performa para atlet di Olimpiade Paris 2024. Ini kekurangan yang harus diperbaiki. Dengan kepengurusan PBSI yang baru, mari kita bersama-sama memajukan permainan bulu tangkis kita.”

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *