Manchester, prestasikaryamandiri.co.id – Manajer Manchester City Pep Guardiola menerima kekalahan dan harus merelakan mimpinya meraih treble (tiga gelar) untuk kedua kalinya berturut-turut, usai kalah dari Real Madrid di perempat final Liga Champions. . Liga.
Juara Liga Champions 14 kali Madrid berusaha bertahan sepanjang leg kedua di Etihad Stadium sebelum mengalahkan juara bertahan City 4-3 melalui adu penalti, Kamis (18/4/2024) WIB pagi.
Itu menjadi balas dendam Madrid, setelah musim lalu di Etihad, klub asal Spanyol itu gagal melaju ke babak semifinal, kalah dari City yang akhirnya dinobatkan sebagai juara Liga Champions Eropa.
Selamat kepada Real Madrid, mereka bertahan secara mendalam dan dengan kekuatan luar biasa, kata Guardiola.
“Kami melakukan segalanya. Saya tidak menyesali apa yang kami lakukan. Secara bertahan, menyerang, kami bermain luar biasa di semua area, dalam segala hal, dan sayangnya kami tidak bisa menang, itulah yang terjadi,” ujarnya.
Setelah meraih treble musim lalu, menjuarai Liga Champions, Piala FA, dan Liga Premier, City nampaknya akan menjadi tim pertama dalam sejarah yang meraih treble untuk tahun kedua berturut-turut.
Namun, meski mendominasi pertandingan dan mencetak 33 tembakan berbanding delapan tembakan Madrid, pasukan Guardiola tak mampu menuntaskan laga.
Kevin De Bruyne mencetak gol pada menit ke-76 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1 setelah Rodrygo membawa Madrid unggul pada menit ke-12. Duo De Bruyne dan senapan mesin City Erling Haaland beberapa kali gagal mencetak gol.
Kemenangan City sepertinya akan segera diraih ketika Luka Modric gagal mencetak gol pembuka Madrid dari titik penalti. Namun momentum berubah ketika tembakan Bernardo Silva langsung diblok kiper Andriy Lunin, sehingga memberi kemenangan bagi pemain Madrid, Nacho dan Antonio Ruediger.
“Sepak bola adalah tentang mencetak gol dan mereka tampil lebih baik dari kami setelah adu penalti,” kata Guardiola.
“Dalam adu penalti, ada yang menang, ada yang kalah. Cara kami bermain, kami seharusnya melakukannya lebih awal. Namun kami tidak memanfaatkan peluang yang ada. Kami melakukan semua yang kami bisa, tapi itu tidak cukup.” dia berkata.
City kini mengincar kemenangan Piala FA lagi pada hari Sabtu ketika mereka menghadapi Chelsea di semifinal di Wembley. Klub asuhan Guardiola juga unggul dua poin di tabel Liga Premier Inggris dengan enam pertandingan tersisa.