Jakarta Utara, Beritasatu Dot Com – NPCT1 Simpan Traven Jurn di Port Gaad, Tanjands Tanjand Pre -, Jumat (4/18/2025) Antrian panjang mobil berat masih penuh dengan jalan, membuat pengemudi truk lebih dari 24 jam lalu lintas untuk mendapatkan lalu lintas.

Read More : El Clasico Perdana, Flick Sudah Punya Pengalaman Kalahkan Madrid

Tidak hanya kelelahan, tetapi juga pengemudi harus menderita kerugian karena gerbang yang lewat untuk akses gerbang akan berakhir sampai mereka diperbaiki dalam kemacetan lalu lintas.

Seorang sopir truk mengakui bahwa jasnya sudah ketinggalan zaman karena dia terlalu lama di jalan gerbang Tanjang Prok. “Dia meninggal pada hari Kamis (4/17/2025) pukul 23,59. Tunjangan harus dinaikkan, biaya harus dinaikkan lagi,” Agil mengeluh.

Memuat dan mengunggah pertumbuhan volume sebelum liburan panjang meningkatkan kerumunan. Wadah NPCT1 untuk memasuki terminal, truk kontainer yang diinginkan, ke -9, memfilmkan rute Tanjung Prock di pintu masuk ke gerbang normal.

Pengemudi berharap bahwa fenomena ini tidak akan diulang. Karena, selain meluangkan waktu, meningkatkan antrian, itu sangat menjengkelkan.

Read More : Bahlil: Pertemuan Ketum Parpol di Kediaman Prabowo Bahas Hal Ringan Politik hingga Ekonomi

Sebelumnya, akses Haven Tanjang-Prician sangat ketat pada hari Rabu (4/16/2025) karena aktivitas kapasitas harian pelabuhan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *