Jakarta, Beritasu.com – Artis Tamara Tyasmar, yang terbunuh di Jakarta Timur di Yakar Timur, dan pengacara Judha Arfandi marah dan diungkapkan dengan Yudha Arfandi atau Dante.
Read More : Isyaratkan Rumah Pejaten Diberikan kepada Dul, Maia Estianty: Belum Tentu Pasangannya Mau
Peristiwa itu terjadi ketika kematian Dante, yang terjadi selama berenang di Tamar, yang diduga Yudha Arfand.
“Jangan tersenyum, Tuhan. Anakku mati, kau tahu. Harap perhatikan perasaanku,” Tamara Tyasmara.
Bersama dengan teguran, pengacara Yudha marah dengan Tamar ketika dia bertanya kepada rumah tersangka. Masalah ini sering menimbulkan perselisihan antara Tamar dan konsultan hukum selama pengujian.
“Seringkali. Aku terlalu sering di sana untuk menyembunyikan tubuh di dalam tubuh. Aku dan terdakwa sama -sama tumbuh.”
Pengacara Sudan bertanya kepada Yudha’nın Nams mengatakan Yudha mengatakan dia adalah subjek pribadi di rumah Yudan.
Read More : Imbas Efisiensi Anggaran, KLH Sebut Program Perjalanan Dinas dan Rapat Semakin Berkurang
“Saya memiliki orang dewasa. Saya tidak bisa menghormati saya. Anda tidak bisa menghormati saya? Anak saya sudah mati, Tuhan. Ini masalah yang tetap ada di sana,” katanya.
Dalam persidangan ini, selain Tamara Tyasmara, bekas Dimas Tamara’nin, Dimas dan ibu Tamara Yudhe Arfandi, Dante dibunuh sebagai saksi.