Parepare, Beritasatu.com – Taman Aisa – Ikon Turis Terakhir di Parepar City, Sulawesi Selatan. Tempat ini ditawarkan dengan keindahan matahari pada malam malam yang menarik dan merupakan daya tarik utama bagi pengunjung.
Read More : Kualifikasi GP Monako 2025: Duel Ketat Norris dan Leclerc
Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung dapat menjelajahi berbagai makanan ringan dari pedagang kaki lima (PKL), yang dibangun dengan rapi di daerah tersebut.
Terletak di Dzhalan dari Mattirotasi, desa Kampung Baru, Bakukiki Barat, daerah Taman Aisa penuh dengan penduduk dan turis parepar dari perbatasan kota dari malam hingga malam.
Tempat ini dibangun di Unit Kepolisian Parepare Parepare (Satpol PP) sebagai solusi untuk memperdagangkan pedagang kaki lima di sepanjang lembaga trotoar dan jalan sebelumnya.
Kasatpol PP Parepare Ulfa Lanto menjelaskan bahwa Taman Aisa adalah penggunaan lahan yang terkait dengan pemerintah daerah, yang sebelumnya tidak digunakan.
โKami diizinkan menggunakan tanah tidur ini dan membangun taman AISA sebagai solusi bagi pedagang kaki lima. Ini juga merupakan upaya kami untuk membatasi pedagang kaki lima untuk berada di bawah kepemimpinan Satpol PP, โkatanya, Minggu (8/8/2024).
Ulfa juga mengatakan bahwa Taman Aisa menawarkan beberapa foto menarik -yang kelima dengan tampilan yang bagus. Dia berharap Taman Aisa bisa menjadi ikon wisata baru di presiden ke -3 BJ Habibie.
โSelain fakta bahwa itu adalah tempat bagi pedagang kaki lima, Taman Aisa juga memiliki foto yang menarik. Kami berharap tempat ini bisa menjadi tujuan wisata di Parepar City, โkatanya.
Read More : Guru Besar UB: Pendidikan Kedokteran Harus Jaga Independensi Akademik
Dengan suasana yang nyaman dan fasilitas yang memadai, Taman Aisa menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan untuk mengunjungi keluarga.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Bsari, sering mengatakan dia dan rekannya ke taman AISA ini untuk menikmati matahari terbenam sampai malam itu.
“Di sini, untuk menikmati matahari terbenam duduk di sore hari, taman Satpol, taman mathyroid, menikmati matahari terbenam yang duduk di siang hari,” katanya.
Selain pedagang kaki lima dan pemandangan yang indah, ada juga tur permainan khusus untuk anak -anak, menikmati musik live dan banyak foto menarik, yang merupakan magnet bagi penduduk untuk mengunjungi taman AISA ini.