Jakarta, Beritaseu.com -PP PP (PERSO) TBK atau PTPP telah memutuskan untuk tidak mendistribusikan dividen laba bersih untuk tahun 2024. Keputusan ini dibuat pada Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham (RUPS), yang diadakan Rabu (4/30/2025), sebagai bagian dari strategi -bisnis jangka panjang.

Read More : Indonesia Tanpa Wakil pada Final Japan Open 2024

Presiden PTPP, Aryad, mengatakan laba bersih 415,65 miliar RP akan sepenuhnya ditugaskan ke cadangan modal dan memperluas bisnis.

“Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur modal. Dana akan digunakan untuk mendukung pengembangan PTPP di masa depan,” sebelum apa yang dikatakan RUPS.

Dia juga menekankan bahwa perusahaan akan mengambil pendekatan sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yang secara khusus mendukung praktik memegang Bumn dan Antara sebagai kendaraan strategis investasi strategis.

“Kepemimpinan presiden sangat jelas, yaitu meningkatkan kemampuan dan persaingan untuk berkontribusi pada dividen yang lebih besar, termasuk pada dan di antara dan di antara. Kami sangat mendukung inisiatif ini,” yang baru.

Read More : Timnas Vietnam U-19 Protes Lampu Padam di Stadion Gelora 10 November, Wali Kota Surabaya: Sudah Diperbaiki

Keputusan ini dibuat di tengah -tengah kebutuhan dasar modal pekerjaan untuk mendukung proyek -proyek strategis nasional, termasuk pengembangan ibukota Negara Bagian Nusantara (IKN). Ini adalah tahun keenam berturut -turut ketika PTPP belum berbagi dividen sejak jam terakhir yang terjadi pada tahun 2020.

Selain itu, PTPP juga mempersiapkan divestasi anak perusahaan di sektor Sistem Pengolahan Air (SPAM), yang bertujuan untuk diselesaikan pada Juni 2025. Langkah ini diharapkan untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan dan meningkatkan fokus pada bisnis dasar.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *