BENGALURU, Beritasatu.com – Pengusaha India Vijay Mallya membangun rumah bergaya Gedung Putih di atas gedung pencakar langit di Bangalore 14 tahun lalu. Tapi sepertinya dia tidak bisa tinggal di sini.

Read More : Ada 4 Halte Kereta Otonom Sambut Upacara HUT RI di IKN

Pada tahun 2010, Vijay Mallya menghabiskan US$19,5 juta (sekitar Rs 306 miliar) untuk membangun sebuah rumah besar di atas Menara Kingfisher di distrik UB City di Bangalore, India Selatan.

Rumah setinggi 122 m dan luas lebih dari 3700 m2 ini terletak di atap bangunan, terpisah dari apartemen di bawahnya. Atas permintaan Mallya, para arsitek membangun sebuah rumah yang meniru Gedung Putih Amerika dengan kolam renang tanpa batas, helipad, dan taman.

Membangun rumah di atas atap gedung setinggi itu merupakan tantangan besar, kata Irfan Razak, Ketua Prestige Group, yang membangun menara tersebut. 

Namun pemiliknya tidak boleh tinggal di istana ini.

Pada tahun 2016, Mallya gagal membayar utang lebih dari US$1 miliar dan menghadapi tuduhan penipuan dan pencucian uang. Mallya, yang menampik tuduhan terhadapnya, kini menetap di Inggris. Rumah pengusaha India Vijay Mallya berada di atas gedung pencakar langit di Bangalore, India. – (Twitter.com/@IntEngineering)

Menanggapi pertanyaan mengenai ekstradisi Mallya, Menteri Keamanan Inggris Tom Tugendhat mengatakan pemerintahnya tidak berniat menjadikan Inggris sebagai tempat bagi orang asing untuk mencari suaka dan melarikan diri dari keadilan.

Situs berita Inggris LadBible memberitakan, rumah tersebut kini kosong dan Mallya tidak pernah masuk ke dalam rumah.

Read More : KPK Ungkap Peran Hasto Kristiyanto Siapkan Rp 400 Juta untuk PAW Harun Masiku

Banyak yang mengapresiasi proyek ini. “Ini adalah salah satu properti terbaik di negara ini dengan hotel termewah, mal termewah, dan apartemen termewah di Bengaluru,” komentar seorang pengguna media sosial.

Baca Juga: Perebutan 2 Orang Terkaya di Dunia Demi Langit India “Rumah indah yang melambangkan kehidupan mewah di kota Bangalore yang ramai di India,” tulis yang lain.

Vijay Mallya (68) mewarisi pabrik minuman keras dari ayahnya. Mallya adalah mantan ketua perusahaan minuman beralkohol terbesar di India dan kemudian menjabat sebagai ketua United Breweries Group, yang beroperasi di sektor minuman beralkohol, infrastruktur penerbangan, real estat, dan pupuk.

Mallya diakui sebagai pemain papan atas yang telah berkencan dengan banyak aktris papan atas dunia. Ia juga mendirikan Kingfisher Airlines, namun maskapai tersebut gulung tikar. Mallya juga memiliki tim balap Formula Satu dan tim kriket.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *