Jakarta, Beritasatu.com – Saham-saham di Asia melemah pada Jumat (2/8/2024) sore setelah Wall Street melemah pasca data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan.
Read More : Bahlil Lahadalia Resmi Jadi Ketua Umum Golkar 2024-2029
Laporan AP menemukan Nikkei 225 Tokyo kehilangan lebih dari 1,900 poin, atau 5,1 persen, menjadi 36,199.3, sedangkan Hang Seng Hong Kong turun 2,1 persen menjadi 16,950.59.
Saham-saham di pasar Asia lainnya juga melemah. Shanghai Composite turun 0,5% menjadi 2.919,32. Kospi di Seoul turun 3,3% menjadi 2.687,31 dan Taiex Taiwan turun 3,8%.
Kedua pasar ini cenderung menjadi target yang tinggi karena banyaknya perusahaan besar di sektor teknologi. Saham Samsung Electronics Korea Selatan turun 3,6 persen, sementara saham pembuat chip komputer SK Hynix turun 8,6 persen. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co juga turun 5,1%.
Di tempat lain di Asia, S&P/ASX Australia turun 2,1% menjadi 7.940,70, Sensex India turun 1% dan indeks SET Bangkok turun 0,4%.
Read More : Kementan: Jika Ditemukan Kasus PMK, Pasar Hewan Diimbau Tutup 14 Hari
S&P 500 suatu hari turun 1,4% menjadi 5.446,68 setelah laporan terbaru menunjukkan aktivitas industri di Amerika Serikat terus menurun. Rata-rata industri Dow Jones turun 1,2% menjadi 40,347.97 dan Nasdaq Composite turun 2,3% menjadi 17,194.15. Saham-saham berkapitalisasi kecil di indeks Russell 2000 juga turun 3%.
Di Indonesia, Indeks Harga Saham (IHSG) turun 14,57 poin (0,2%) menjadi 7.311,4 usai sesi I, Jumat (2/8/2024). IHSG hari ini bergerak pada rentang 7.264-7.337.