Jakarta, Beritasatu.com – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge bersama Arsari Group melalui PT Arsari Sentra Data menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) investasi di PT Solusi Infra Andalan, anak perusahaan Surge, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur . layanan konektivitas bagi masyarakat. Kolaborasi ini menyasar 25 juta rumah yang memiliki akses Internet.
Read More : IHSG Sesi I Selasa 30 Juli 2024 Masih Bertahan di Zona Merah
Yune Marketatmo, Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, mengatakan penetrasi internet rumah di Indonesia masih sangat rendah, yakni sekitar 22,4%. Dengan kata lain, lanjut Yune, 77,6% atau 70 juta rumah tangga masih belum memiliki akses Internet.
“Jadi banyak sekali masyarakat yang tidak memiliki akses internet di rumah,” kata Yune dalam acara “Investor Market Today” IDTV, Selasa (25/6/2024).
Untuk itu, Surge dan Arsari Group secara bertahap menyediakan layanan konektivitas ke 70 juta rumah. Pada tahap awal, keduanya menargetkan 25 juta rumah di Pulau Jawa.
“Dengan MoU ini kita akan memberikan konektivitas yang handal namun terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kita coba lakukan secara bertahap, fokus kita pada 70 juta rumah ini, tapi kita lakukan secara bertahap. awalnya menargetkan sekitar 25 juta rumah,” katanya.
Read More : Target Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sebesar 5,2 Persen Dinilai Moderat dan Bisa Tercapai
Yune mengatakan kecepatan internet di Indonesia masih sangat rendah, rata-rata 30 Mbps. Menurutnya, hal tersebut merupakan tugas bersama agar bisa sejajar dengan negara lain. Di satu sisi, ia menilai penyebaran Internet menjadi bagian penting dalam perkembangan kaum intelektual tanah air.