Jakarta, Beritasatu.com – Xiaomi membuat langkah besar di industri mobil listrik. Setelah sukses dengan model mobil listrik pertamanya yang laris manis di China, Xiaomi berencana memperluas pasar globalnya.

Read More : Hati-hati, Ratusan Aplikasi App Store Berbahaya untuk Anak-anak

Dilaporkan dari Arena EV, Minggu (15/12/2024), Xiaomi berencana memulai ekspansi terbatas pada mobil listrik di beberapa area utama. Melalui lebih dari 100 tokonya, perusahaan akan menguji pasar dan mengumpulkan masukan untuk menyempurnakan strategi globalnya. 

Pendekatan hati-hati ini memungkinkan Xiaomi untuk lebih menyesuaikan rencananya sebelum melakukan penjualan skala besar.

Mobil listrik pertama Xiaomi, sedan SU7, diluncurkan pada Maret 2024. Meski hanya dijual di China, mobil ini berhasil melampaui target penjualannya sebanyak 100.000 unit dan memasang target baru di tahun 2024 sebanyak 130.000 unit.

Setelah sukses debut di Tiongkok, UM7 juga diperkenalkan ke pasar internasional melalui pameran bergengsi, seperti Mobile World Congress di Barcelona dan event di Paris. Ini merupakan langkah awal Xiaomi untuk mengukur minat pasar global. Tak hanya itu, SUV listrik kedua Xiaomi, YU7, rencananya akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2025.

Meski demikian, memasuki pasar mobil listrik global bukanlah hal yang mudah bagi Xiaomi. Perusahaan harus bersaing dengan merek mobil ternama serta produsen kendaraan listrik baru.

Read More : Pesta Gol ke Amerika Serikat, Maroko ke Semifinal Olimpiade Paris 2024

Sebelumnya, CEO Xiaomi Lei Jun mengungkapkan rencananya untuk mulai menjual mobil listrik di Eropa pada tahun 2030.

Namun, dengan kesuksesan yang berkelanjutan di Tiongkok dan strategi ekspansi internasional yang matang, Xiaomi siap untuk mempercepat masuknya ke pasar global.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *