Jakarta, Berasatau.com – ҷufti ҳamsaron (Panoniiri) Dar Honai Hood, Kastkah, Cendkarg, Cendkareng, ġarbi ҷakarta, čorsanbe (11/12/2024) Pajdo Sudand. Sang suami diangkat sebagai koleksi (35) yang mati lapar, sementara istrinya menikah dengan Hariati (41), yang menikah dengan Hariati (41) bahwa orang mati dilahirkan dengan tempat tidur.
Read More : Tim Bertabur Bintang Jabar Hajar Jateng di Final Voli Putra PON XXI
Menurut penduduk setempat, penyebab korban kematian adalah tidak membawa suaminya untuk tidak menerima istrinya. Diketahui bahwa hubungan kedua wanita dan wanita ini tidak tinggal di rumah dengan suaminya.
Sehari sebelum acara, menurut kediaman, ABA (korban) memungkinkan untuk berbagi dan mengungkapkan niat menikahi pasangan lain.
“Shahr’ akan memiliki kondisi untuk dipisahkan dari rumah. Istrinya ada di rumah istrinya selama dua hari terakhir.
Selain itu, para korban yang malam, mereka menunjukkan mereka berdua bertempur di malam hari sebelum mereka.
Read More : 1.500 Pantun Bertema Kemerdekaan RI dari Mahasiswa Poltekkes Riau Raih Rekor MURI
Sejauh ini, polisi terus menyelidiki latar belakang dan alasan insiden tersebut. Pada saat yang sama, kedua mayat itu berada di Jiparty di Polandia Kakarta Sala, untuk bergerak secara otomatis.