Jakarta, Beritasatu.com – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjelaskan alasannya menggantikan Mies Hilgers pada babak kedua melawan China di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10/2024) malam. Pemain tersebut mengalami cedera pada pergelangan kaki kanannya.
Read More : Perampokan di Bukit Golf Tangsel, Uang Rp 5 Miliar dan Emas 1 Kg di Brankas Raib
Meese mundur di awal babak kedua dan diikuti Indonesia dengan dua gol, termasuk Witan Suleiman dan Shine Pattinama. Kemudian, Indonesia tertinggal melalui gol Byhelamu Abuduwaili pada menit ke-21 dan Zhang Yuning pada menit ke-44.
“Saya melakukan tiga pergantian setelah babak pertama, dua di antaranya bek, salah satu bek kami mengalami cedera engkel,” kata Shin dalam jumpa pers usai laga, Selasa malam (16/10/2024).
Hal itu tentu menarik perhatian karena terlihat kurang hati-hati dalam membela Zhang Yuning saat gol kedua China terjadi. Saat itu, Mees dinilai terlalu lamban dalam bertahan untuk tembakan 9 angka yang berhasil menaklukkan kiper Morton Pius.
Cedera tersebut juga menunjukkan bahwa Meese mendapat perawatan pada pergelangan kaki kanannya saat meninggalkan lapangan.
Shin Tae-yong juga menjelaskan, alasan Shine kelaparan adalah karena kebugaran fisiknya yang kurang.
Schein juga menarik perhatian ketika ia gagal menghalau bola dari permainan, yang menyebabkan Abuduwaili mencetak emas pertama Tiongkok. Shenglong Jiang mencuri bola dari Pattinama sebelum mengembalikannya kepada Abuduwaili yang berdiri bebas di depan gawang.
“Kami mengganti bek lain karena kebugarannya kurang bagus,” tambah Shin.
Read More : Hati-hati Alami Microsleep Saat Berkendara, Ini Ciri dan Penyebabnya
Senada, pelatih asal Korea Selatan itu mengaitkan dua gol yang dicetak China karena kelambanan para pemain Indonesia.
“Kedua gol tersebut karena kurang konsentrasi sehingga berujung kebobolan gol pertama, seharusnya kami lebih fokus, untuk gol kedua ada kesalahan, kami tidak boleh kehilangan bola karena lawan,” dia menjelaskan.
Dengan kekalahan tersebut, Indonesia berada di peringkat kelima Grup C dengan tiga poin dari babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia.
Garuda akan melanjutkan perjuangannya lolos ke Piala Dunia pada November 2026 dengan menghadapi Jepang pada 15 November dan Arab Saudi pada 19 November.