Jakarta, Beritasatu.com – Platform layanan real estate dan kesehatan terkemuka di Indonesia PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berkomitmen mengurangi sampah dengan meningkatkan upaya pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang (3R).
Read More : Remaja 14 Tahun Tusuk Ayah dan Neneknya di Cilandak Jaksel hingga Tewas
Inisiatif pengurangan limbah Lippo Caravachi melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk karyawan, pengunjung, penyewa, dan warga. Pada tahun 2023, LPKR berhasil mengalihkan 3.200 ton sampah ke seluruh unit bisnis.
CEO LPKR Group John Riady mengatakan penting untuk mencegah dan mengurangi limbah di setiap operasional Lippo Karavaci (20.11.2024).
Perusahaan menyadari pentingnya mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai. Misalnya, departemen operasional Hotel Aryaduta beralih dari wadah plastik sekali pakai untuk sabun, sampo, dan kondisioner ke sistem pengemasan yang lebih ramah lingkungan.
LPKR juga aktif mengalihkan sampah dari TPA melalui berbagai inisiatif daur ulang. Salah satu inisiatif tersebut adalah pengelolaan sampah anorganik secara alami.
LPKR bekerja sama dengan pemulung untuk membuang bahan-bahan yang dapat didaur ulang seperti botol plastik, kertas, karton, alumunium, dan kaca, ujarnya.
Read More : Yusril Sebut Prabowo Sudah Bahas Rumusan Struktur Kabinet
Selain itu, LPKR melakukan survei untuk mengukur minyak goreng bekas (UCO) yang digunakan untuk dikumpulkan oleh pemasok pengolahan UCO di beberapa properti.
Untuk sampah organik, Lippo Caravaci membuat kompos dari sampah lanskap, yang menghasilkan kompos yang berguna untuk kegunaan lain. Beberapa bisnis menjalankan operasi pengomposan skala kecil untuk mengolah limbah makanan di lokasi. LPKR juga menjajaki pengomposan alternatif dengan menggunakan larva Black Soldier Fly.
Di bidang limbah medis, Siloam Hospitals, anak perusahaan Lippo Karavaci, akan mengurangi limbah dengan mendaur ulang berbagai jenis limbah medis, seperti jarum suntik, botol kimia, kantong infus, dan kemasan desinfeksi, setelah melalui proses sterilisasi sesuai standar.