Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Cipta Karya (PKP) Mararal Silait mengungkapkan upaya mendukung program ambisius pemerintah membangun 3 juta unit rumah per tahun yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berhasil dilakukan.
Read More : Warga Dengar Suara Ledakan Sebelum Pesawat Latih Jatuh di BSD
Makanya saya berjuang karena saya ‘beli untuk masalah’ dan ‘beli untuk dukungan’,” kata Maru Alal Sirait atau Ara di Jakarta, Rabu (11/6/2024).
Pak Ara mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Daerah (AHY) Agus Harimurti Yudhoyono, untuk mewujudkan program ini.
Dijelaskannya, salah satu langkah strategis yang dilakukannya adalah membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, sejalan dengan konsep gotong royong yang menjadi landasan pelaksanaan program ini.
Selain itu, Ara mengungkapkan, selama menjabat menteri, dirinya beberapa kali bertemu dengan Jaksa Agung dan secara khusus meminta dukungan personel untuk mengisi posisi Irjen (Iljen) di Kementerian PKP. Dukungan ini pada akhirnya diberikan dengan mengirimkan staf ke kementerian.
“Selama saya menjabat menteri, saya beberapa kali bertemu dengan Jaksa Agung. Saya minta agar Irjen membantu kami dan beliau mengirimkan namanya kepada saya,” ujarnya.
Read More : Jeane Victoria Dipecat, JKT48: Dia Tidak Lagi Menjadi Bagian Kami
Ara juga menginformasikan, Kementerian PKP saat ini mendapat dukungan signifikan dari Kejaksaan Agung berupa tanah sitaan seluas 200 hektare dalam kasus korupsi di Provinsi Banten. Lahan ini akan digunakan untuk mendukung program pembangunan perumahan.
“Kejaksaan Agung memberikan bantuan tanah seluas 1.000 hektar, namun yang dikirimkan adalah 200 hektar di Provinsi Banten yang disita kasus korupsi,” ujarnya.