Banyuwengi, Beritasatu.com – Kegiatan penerbangan di Bandara Banyuwangi terus beroperasi secara normal atau tidak mengganggu letusan Gunung Raung pada hari Selasa (12.02.2024). Penerbangan di bandara Banyuwangi terus beroperasi secara normal tanpa hambatan.
Read More : Prediksi Liverpool vs Man City: The Reds di Atas Angin, The Citizens Ingin Bangkit
Manajer umum Bandara Bandara Banyuwangi Johann Act mengatakan bahwa pasukan keamanan bandara Banyuwangi telah melakukan tes kertas – prosedur standar untuk memantau distribusi abu vulkanik di sekitar area bandara.
“Hasil tes menunjukkan distribusi abu gunung berapi Gunung Banyuwangi. Tes ini dilakukan setiap jam untuk memastikan keamanan penerbangan,” kata Johan.
Terlepas dari hasil tes negatif, bandara terus memantau pengembangan Raung Mount dan memberikan langkah -langkah darurat jika keadaan menjadi lebih buruk.
Gunung Mount Rang sebelumnya mengganggu kegiatan penerbangan di Bandara Banyuwangi. Namun, sejauh ini, semua penerbangan masih normal.
“Kami berharap letusan itu tidak akan bertahan lama, karena kegiatan penerbangan relatif ramai pada hari libur Natal dan Tahun Baru,” tambah Johan.
Gunung Raung mulai meletus pada hari Selasa (12.02.2444) di. 09.30 WIB dengan kolom abu hingga 2000 meter. Abu vulkanik abu -abu dengan intensitas tebal bersandar di timur.
Read More : Pemprov Dki Jakarta Gelar Lomba Kebersihan Antar Kelurahan
Letusan dicatat dalam seismogram dengan maksimum 32 milimeter (mm) dan sekitar 4 menit selama 42 detik. Letusan berikut terjadi tiga kali pada 10,25 WIB, pada 10,31 WIB dan 10:35 WIB dengan amplitudo 13-23 mm dan 1-3 menit.
Sejauh ini, Gunung Raung memiliki status Level II (peringatan) dan orang -orang dilarang mengambil kegiatan dalam radius tiga kilometer di atas gunung.
Bupent Banyuwangi Ipuk Fiestandani mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan forkopimda untuk memberikan langkah -langkah pengurangan. Beberapa langkah yang terlibat termasuk pengumpulan data dan kesiapan peralatan evakuasi, menyediakan topeng untuk penduduk jika abu vulkanik mulai menemukan Banyuwangi dan memastikan bahwa semua pendaki telah jatuh dari Gunung Raung.
“BPBD terus memantau situasi, dan kami berharap skala letusan akan terus menurun,” Ipuk mengatakan bahwa letusan Gunung Raung, yang tidak mempengaruhi kegiatan bandara Banyuwangi.