Depok, Beritasatu.com – Stasiun Pondok Rajeg di Depok, Jawa Barat kembali beroperasi pada Sabtu (19/10/2024) setelah reaktivasi resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Read More : IN2MF 2024 Dorong Akselerasi Pengembangan Sektor Modest Fashion di Indonesia
Pembangunan Stasiun Pondok Rajeg memakan waktu dua tahun dengan anggaran Rp27,9 miliar menggunakan anggaran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tahun 2022 dan 2023.
Meski waktu kedatangan antar kereta satu jam, Stasiun Pondok Rajeg menargetkan mampu menampung 5.000 penumpang per hari pada rute Stasiun Jakarta Kota hingga Stasiun Nambo.
Pengaktifan stasiun tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menghindari kepadatan dan distribusi penumpang di Stasiun Sibinong dan Nambo.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap dimulainya kembali stasiun Pondok Rajeg dapat meningkatkan produktivitas angkutan umum kota.
Read More : Kriteria Pendamping Hidup Ayu Ting Ting Dibongkar Ayahnya: Dia Tidak Gila Harta
“Kami berharap Stasiun Pondok Rajeg semakin komprehensif dalam memenuhi kepentingan masyarakat untuk terhubung ke tempat lain selain Stasiun Pondok Rajeg. Mari kita tingkatkan produktivitas angkutan umum di kota ini,” kata Budi.
Peresmian reaktivasi stasiun Pondok Rajeg yang dihadiri Plt Presiden BPTJ Suharto dan Wali Kota Depok Mohammad Idris ini merupakan kerja sama Kementerian Perhubungan dan Pemkot Depok melalui BPTJ.