Batavia, Beritasatu.com – Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk alias Sritex (SRIL) Iwan Kurniawan Lukminto buka suara usai memasukkan rekening miliknya yang akan dihapus dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Read More : Ikuti Retret Kepala Daerah, Mas Dhito Kerjakan Tugas Esai Isu Internasional

Iwan memastikan pihaknya masih menunggu hasil putusan pembatalan hak pailit oleh Pengadilan Niaga (PN) Semarang. Ia berharap ke depannya permasalahan tersebut bisa diselesaikan secepatnya.

“Mungkin itu koneksi teknis, tapi saya tidak bisa menjawabnya.” Jadi kami masih menunggu proses pembatalan ini,” kata Iwan dalam jumpa pers di gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Batavia Selatan, Rabu (13/11/2024).

Sebelumnya, BEI memberikan balasan atas saham Sritex (SRIL) yang memenuhi kriteria gagal bayar. Bursa saham SRIL saja ditutup BEI pada 18 Mei 2021.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengaku belum mengetahui secara pasti kapan BEI akan menyeleksi saham SRIL. Namun pihaknya masih menunggu hasil pembatalan terkait putusan pailit Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 9.000 Jadi Rp 1,524 Juta Per Gram

“Kami belum tahu (delisting SRIL).” Saya kira perseroan masih akan melakukan peninjauan kembali, apakah nanti akibat pembatalan putusan itu ada unsur penangguhan, karena pailitnya tidak dipenuhi, memang terbuka, tapi ada. itu tetap kuncinya,” kata Jeffrey kepada wartawan di BEI, Batavia, Selasa (5/11/2024).

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *