Jakarta, Baritasato.com – Menteri Keuangan Indonesia Sri Malaysi Indiravati menekankan, di depan lembaga keuangan internasional, seperti dana internasional (FF) dan Bank Dunia (Bank Dunia), tantangan global yang cepat.
Read More : Harga Emas Dunia Capai Level Tertinggi karena Minat pada Aset Safe Haven Naik
Sri Mauliani diadakan pada pertemuan dengan Bretoro Woods (BWI), yang diadakan di Kementerian Keuangan Gedung Maramis. Pertemuan itu adalah bagian dari monumen 80 tahun untuk mengimplementasikan BWI.
Dalam diskusi ini, Sri Muliani secara langsung ditunjuk oleh konsultan terkemuka di dunia, yaitu Perdana Menteri Pantai Gading, Patrick Jerome Achie dan George Mark Malalich Brown, mantan Perdana Menteri dan Pulau Keuangan.
“Bwik harus disesuaikan dengan perubahan dinamis cepat, termasuk geopolitik yang dengan cepat didistribusikan dan tersebar, telah ditunjuk oleh akun resmi Sri Muliani Instagram @smindravati Selasa (07/07/07/2012).
Sri Mauliani menyoroti beberapa tantangan lintas, menurut krisis iklim, efek penyakit pandemi global, perkembangan cepat teknologi digital, tekanan populasi dan arus migrasi. Selain itu, peningkatan konflik dan perang di berbagai wilayah global juga menjadi perhatian besar bagi forum tersebut.
Menurutnya, kompleksitas tantangan ini harus diperbarui dengan FMI dan Bank Dunia, yang penting untuk menjadi penting dan menanggapi kebutuhan dan harapan anggota 191.
Read More : Bangun Rumah Sendiri Tanpa Kontraktor Kena Pajak 2,4 Persen, Ini Aturannya
Sri Mulian juga mengingatkan bahwa setelah Perang Dunia II, lembaga keuangan global didirikan di depan penghancuran global. Sejak awal, mandat pusat adalah untuk membantu merekonstruksi situasi dan mempertahankan stabilitas ekonomi internasional.
Dia menulis, “BWI adalah organisasi multi -pengembangan yang diciptakan setelah Perang Dunia II, yang telah menyebabkan penghancuran pasca -perang, serta menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan global.”
Bertemu dengan manajer umum IMF Cristlana Georgia dan presiden tim Bank Dunia Ajay Banga. Keduanya menunjuk seorang konsultan eksternal untuk menyajikan teori strategis masa depan dan reformasi BWI jika perusahaan mengatakan bahwa perusahaan itu 80 tahun yang lalu.