BOGOR, BERITASATU.COM – Diduga bahwa pengemudi biosfer air mineral adalah penyebab kecelakaan di Gerbang Bea Cukai Cieu2, Bendy Wizaya, yang menyelidiki pada hari Senin (10/2/2025), polisi Gakk Setlanus siap menguji kota Bogo.
Read More : 404
Pengacara Bendy Wisayer, Andy Saputra telah mengungkapkan bahwa tes Bendy akan diadakan di Bogenville di West -java, Rumah Sakit Regional Civ Bogore. Bendy masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya dapat disadari dan diundang untuk komunikasi.
“Program pendahuluan adalah pada hari Minggu (9/2/2025) sore ini. Tetapi hasil polisi akan diuji pada hari Senin (10/2/2025) sore ini, “kata Andy kepada Beritasatu.com pada hari Sabtu (8/2/2025).
Ivan menyambut proses peradilan yang dikendalikan oleh Departemen Lalu Lintas Kota Bogo Kota Bogo di Polisi Regional Bogo pada hari Selasa (1/222) pada hari Selasa (1/21).
Pembawa air mineral yang ditenagai oleh Bendy Wizaya sebelum rem pecah sehingga menabrak beberapa kendaraan yang diperdagangkan di sisi bea cukai Ciau2.
Sebagai akibat dari kecelakaan itu, Bendy terluka di kepala dan harus dirawat di Rumah Sakit Regional CIA.
Andy, keluarga Bendy Wijaya meminta maaf kepada semua korban kecelakaan fatal untuk jalan tugas Ciau.
Read More : Argentina Kalah oleh Maroko, Ini Hasil dan Jadwal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
“Awalnya, kami menyampaikan simpati kami kepada para korban CIAU. Kami berterima kasih kepada apa yang telah dilakukan dengan informasi tentang informasi, “kata Andy.
Andy mengatakan keluarga Bendy ingin bertemu keluarga para korban untuk meminta maaf secara langsung.
“Ya, mungkin kemudian Tuhan akan bahagia, kita akan datang ke keluarga korban untuk pengampunan langsung,” katanya.