Banding Barat, Bernreo.com – Mahasiswa Kehidupan Palainehanghanghang, KBB), Jalaber Java, terbunuh setelah bunuh diri di sekolahnya (28/24).

Read More : Kebakaran Bandara Heathrow, Penerbangan Kembali Beroperasi Bertahap

Berdasarkan para korban, korban dan MDR pertama (17) dan salah satu pengemudi Dharma Palaleman masih hidup dengan permainan.

“Memang benar bahwa kami menerima laporan siswa dimulai, yang dipartisipasi oleh korban dalam sebuah karya sekolah,” kata sekolah utama sekolah, “kata guru Giabi.

Matriet mengatakan apa yang terjadi terjadi ketika para korban wanita yang memainkan masalah mama hamil dengan orang -orang terkecil, terbuat dari teman sekelas.

“Jadi ada cerita daripada bunuh diri. Tapi itu menunjukkan bahwa pertunjukan itu,” kata mereka.

Tidak ada yang tahu persis sebagai barang asli yang digunakan dalam bentuk yang disebut kematian. Karena, apa yang terjadi, MDR punya waktu untuk berdiri sambil bergerak tetapi akhirnya pingsan.

“Korban terkejut, katanya.

Read More : Indonesia Siapkan Senjata Jelang Hadapi FIBA U-18 Putri

Matrio mengatakan ada banyak kesaksian bukti atau set atau kelompok yang terkena bunuh diri tetapi meninggal.

“Buktinya lebih banyak membantu dalam mengajar. Segalanya, kita tidak bisa bergerak karena kita mencari,” jelas Tri.

Setelah rumah sakit, mayat MDS, dedikasi siswa dan bunuh diri dibawa pulang dalam keluarga dan dimakamkan segera sore.

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *