Jakarta, Beritasatu.com – Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengaku awalnya terlihat nyaman namun akhirnya kalah dan tersingkir di Singapura Open, Selasa (28/05/2020).

Read More : Jepang Buat 11 Tendangan Tepat ke Gawang, Timnas Indonesia 0

Singapura Bermain di Singapore Indoor Stadium Kallang, Leo/Daniel tampil gemilang di laga pertama. Mereka pun memenangkan laga pembuka dengan skor luar biasa 21:8.

Namun Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae bangkit dan mengambil kendali pertandingan. Kedua tim Korea Selatan sama-sama meraih kemenangan setelah memenangi game kedua dan ketiga 22-10 dan 21-14.

“Kami mampu bermain cukup nyaman di laga pertama dan unggul besar. Masalah muncul pada pertandingan kedua dan ketiga. Pengabdian dan penghambaan hilang. Kami tidak konsisten dan membuat banyak kesalahan. “Mereka bisa bermain lebih santai,” kata Leo usai pertandingan.

Menurut penuturan penduduk asli Klaten ini; Mereka perlu belajar kembali bagaimana fokus dari awal hingga akhir. Pengoperan bola mereka buruk dan Kang/Seo sangat berbahaya karena kerap memanfaatkan kesalahan Leo/Daniel.

Read More : Kalahkan STIN BIN, Palembang Bank SumselBabel Peringkat Ketiga Proliga 2024

Pada saat yang sama, Menurut Daniel, Kang/Seo banyak melakukan serangan setelah sempat bangkit di game ketiga. “Mereka unggul dari permainan kami jadi kami banyak bermain menyerang dan bertahan,” kata pemain berusia 22 tahun itu.

Daniel menegaskan tiket Olimpiade belum ada, namun pasangan ini tidak putus asa karena masih banyak kejuaraan lain yang bisa diperebutkan tahun depan. “Tidak sebaik tahun ini, tapi pasti ada waktu. “Kami selalu berlatih keras untuk memperbaiki kelemahan yang ada,” kata warga Jakarta itu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *