JAKARTA, Beritasatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menunggu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka) periode 2024 hingga 2029 baru kemudian menetapkan jumlah panitia.
Read More : Wapres Dorong Gerakan Pramuka yang Modern dan Lincah
“Kami mencari keseimbangan nama atau jabatan kementerian presiden terpilih. Nanti kalau keluar DPR akan disesuaikan karena DPR tidak mungkin memperluas cakupannya sendiri dan terminologinya tidak disesuaikan. Nanti tidak masuk akal,” kata Abdullah, Anggota DPR periode 2024-2029, usai mengambil sumpah/pengukuhan sebagai DPR/DPD/MPR RI periode 2024-2029 (1). /9/2024) di Gedung DPR Senayan.
Lebih lanjut, dia mengatakan jumlah komite yang ideal untuk menampung jumlah mitra DPR saat ini adalah 13 komite.
“Kami berusaha menggunakan anggaran secara efisien, sehingga kenaikan komisi yang ideal adalah dari 11 menjadi 12 atau 13. Komisi tambahan tidak boleh lebih dari 2,” tegasnya.
Said mengungkapkan, jika ada penambahan panitia maka tambahan anggarannya sebesar Rp4 miliar. Dia menegaskan, dua tambahan pesanan tersebut tidak menimbulkan tambahan biaya konstruksi.
Read More : Prabowo Ditemani Kucing Kesayangan Bobby Kertanegara di Istana
“Tidak lebih dari Rp 3 miliar atau Rp 4 miliar karena jumlah anggotanya tetap. Penambahan pimpinan hanya karena mitra pada komite 12-13 berasal dari komite yang kelebihan beban. Dibutuhkan banyak pengembangan tambahan. Toh kami ingin pindah ke IKN,” pungkas Said.