Jakarta, Beritasatu.com – Pada bulan Desember 2024, banyak peristiwa astronomi yang akan terjadi. Dua di antaranya merupakan hujan meteor.
Read More : Dhena Devanka Kecewa karena Jonathan Frizzy Tak Bantu Biayai Pengobatan Anak
Seperti dilansir dari situs resmi BRIN, peristiwa astronomi yang akan terjadi antara lain:
Badai Petir Geminid: 13-14 Desember
Bulan Purnama: 15 Desember
Titik Balik Matahari Desember: 21 Desember
Hujan Meteor Ursid: 21-22 Desember
Perpanjangan Maksimum Merkurius Barat: 25 Desember
Bulan Baru: 30 Desember
Read More : Ponsel China Gerus Pengiriman iPhone dan Samsung
Farahati Mumlahan, Peneliti Pusat Penelitian Antariksa, Badan Penelitian Penerbangan dan Antariksa BRIN, mengatakan hujan meteor merupakan peristiwa tahunan.
Hujan meteor terjadi ketika benda-benda meteorit terbakar saat memasuki atmosfer bumi, katanya. Benda-benda tersebut mungkin juga berasal dari sisa-sisa komet atau asteroid yang mengorbit Matahari.
โUntuk berburu meteor, kita perlu mengamati cahaya bulan, puncak aktivitas, dan rasi bintang yang dekat dengan radian,โ kata Farahati, diambil dari laman BRIN, Rabu (4/12/2024).
Menurutnya, hujan meteor bisa dilihat dengan mencari tempat gelap tanpa gedung tinggi. Seringkali itu bisa berupa gunung atau pantai. Jika Anda bisa berdiri di bawah salah satu belahan bumi yang lebih terang, hujan meteor akan lebih terlihat.