Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Agama Yakut Cholil Kumas menolak anggapan dirinya aktivis kritis. Tuduhan itu muncul setelah Kementerian Agama menerima serangkaian pertanyaan terkait pelaksanaan ibadah haji 2024.

Read More : Isu Politik Terkini: Jokowi Hadiri Munas Alap-alap hingga Keputusan PDIP pada Pilgub Jakarta dan Jawa Timur

Yakut menegaskan, evaluasi peristiwa 1445 H akan dilakukan dalam waktu dekat. Termasuk jika Panitia Haji 2024 yang dibentuk beberapa faksi Korea Utara memanggilnya.

“Semua proses akan kita ikuti (evaluasi pansus) karena semua proses itu dilindungi dan diperbolehkan konstitusi. Dia mengatakan kepada wartawan pada 25 Juli 2024 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, “Kalau begitu kita semua akan lakukan. dia. untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Anggota pansus itu menyatakan akan memenuhi permintaannya bertemu anggota DPR. Meski belum mendapat undangan resmi baik secara pribadi maupun organisasi.

Menteri Agama Yakut menggambarkan kritik berbagai pihak terkait penyelenggaraan haji sebagai sebuah kontrol yang jelas. Ia mencontohkan, kritik yang ada tidak hanya diterjemahkan ke dalam persoalan peningkatan pelayanan haji saja, namun ditujukan kepada seluruh umat beragama di Indonesia.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik (apapun). Jadi kami menyambut baik semua kritik dan beri tahu kami karena kritik adalah vitamin bagi kami,” ujarnya.

Sebelumnya, pada acara penutupan kegiatan haji tahun 1445 Hijriah, Menteri Agama menyampaikan dakwah tersebut berhasil. Salah satunya terlihat dari tidak adanya kendala dalam perjalanan mulai dari kedatangan jamaah haji menuju puncak haji di Armuzna hingga kepulangannya ke tanah air.

Read More : Istana: Pramono Anung Belum Ajukan Cuti sebagai Seskab ke Jokowi

Kesuksesan ibadah haji juga sudah disiapkan Kementerian Agama dengan formula 4-3-5. Rumus ini mengidentifikasi empat capaian pertama ibadah haji tahun 1445 H, tiga perkembangan sistem perekonomian haji, dan lima inovasi ibadah haji tahun 2024.

“Jadi hal ini perlu kita sampaikan juga, dan saya rasa tidak berlebihan jika menyebut ibadah haji 2024 lebih sukses dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Yakut, Menteri Agama.

Menag mengatakan, jemaah haji yang pulang ke Indonesia dari Arab Saudi juga sudah menuntaskan ibadah haji 2024, namun masih ada 46 jemaah yang dirawat karena sakit, dan semuanya didanai. pemerintah.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *