Surabaya, Beritasatu.com – Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku siap jika Presiden terpilih Prabowo Subianto memberinya tanggung jawab khusus. AHY menegaskan siap menjalankan segala tugas yang diminta Prabowo, termasuk jika dirinya bisa dipercaya untuk bergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran.
Read More : Usut Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Panggil 2 Anggota DPRD
Saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, AHY mengumumkan dirinya dan Partai Demokrat menjadi bagian perjuangan melawan Prabowo untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
โSecara umum kami siap melaksanakan semua pekerjaan yang diminta oleh presiden baru terpilih, Pak Prabowo Subianto. Kita bagian perjuangan dan lima tahun ke depan kita akan ikut serta dalam pemerintahan,โ kata AHY di Istana Negara Grahadi. , Surabaya, Selasa (10/8/2024).
AHY menambahkan, dirinya tidak akan menyerah jika tidak terpilih menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Keputusan itu diserahkan sepenuhnya kepada Prab selaku presiden terpilih.
“Keputusan ada di tangan Pak Prabowo. Saya tidak akan kecewa jika tidak mendapat pekerjaan di pemerintahan, karena semua keputusan kembali ke Pak Prabowo. Kami mendukung penuh kebijakan beliau,” tegas AHY.
Read More : Bareskrim Polri Bakal Lebur Dittipikor ke Dalam Korps Pemberantasan Korupsi
Dulu, nama AHY kerap disebut-sebut sebagai calon kuat menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Selain menjabat Ketua Umum Partai Demokrat, AHY juga merupakan siswi SMA Taruna Nusantara.
Wakil Ketua Dewan Pengurus Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan empat alumni Tarun Nusantara akan masuk kabinet Prabowo-Gibran.