JAKARTA, Beritasatu.com – Pada pertengahan tahun 2024, berbelanja melalui live streaming menjadi daya tarik tersendiri dan semakin digemari masyarakat. Kemampuannya dalam menjangkau pelanggan yang luas membuatnya bersaing dengan pemain e-commerce di Indonesia, seperti Shopee, TikTok, Tokopedia, dan Lazada, untuk menawarkan fitur live streaming yang memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, terutama dalam menciptakan dampak dan keuntungan yang bertahan lama. untuk bisnis lokal. Merek dan UMKM
Read More : Agar iPhone 16 Bisa Dijual, Apple Siapkan Pabrik di Bandung Senilai Rp 158 Miliar
Survei IPSOS bertajuk “Ecommerce Live Streaming Trends for Sellers” tahun 2023 menunjukkan status dan keadaan pasar digital pada kuartal ketiga tahun 2023. Di dalamnya, brand lokal dan pemasar UMKM di Indonesia menggunakan berbagai fungsi live streaming 2023. Melalui IPSOS Online Panel Marketplace, survei ini membahas beberapa indikator dan aspek penting yang menjadi pertimbangan brand dan UMKM lokal dalam memilih fungsi live streaming untuk penjualan.
Berdasarkan survei tersebut, tercatat bahwa Shopee Live masih menjadi pilihan utama fitur live streaming yang paling disukai brand lokal dan UMKM pada tahun tersebut. Dari segi indeks antara lain, Shopee Live menempati posisi teratas dalam popularitas sebagai pemimpin dalam indeks fungsi live streaming yang diingat oleh merek lokal dan UMKM (Top of Mind – TOM) dengan persentase 77%, jauh lebih tinggi daripada dia. . Pesaing terdekat TikTok Live (19%) merupakan indikator aktivitas live streaming yang paling banyak digunakan oleh brand lokal dan UMKM (Brands Used Most Frequency – BUMO), sedangkan Shopify Live menduduki peringkat pertama dengan persentase 72%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan TikTok Live. pesaing. . Pesaing terdekatnya adalah TikTok Live (26%). Selain itu, dari segi pangsa pasar, Shopee Live (82%) juga menjadi platform pilihan untuk kebutuhan penjualan brand lokal dan UMKM, mengungguli pesaing terdekatnya TikTok Live hanya sebesar 18%.
Andy Sukma, Direktur Eksekutif IPSS Indonesia, mengatakan pada akhir tahun 2023, Shopify Live akan mendominasi pasar live streaming bagi para penjual. Pada tahun 2024, dunia e-commerce akan ditandai dengan perubahan yang signifikan, tantangan yang lebih dinamis, dan munculnya pemain-pemain baru.
“Jika kita melihat kembali survei yang dilakukan IPSOS, Shopee Live merupakan fitur live streaming yang lebih baik dalam berbagai aspek penting seperti yang terlihat pada brand lokal dan UMKM, seperti memberikan layanan terbaik dan memberikan peningkatan transaksi yang maksimal. Ini untuk para penjual, mempertahankan dan meningkatkan fitur tersebut. Tahun ini, Shopee Live akan memprioritaskan fitur live streaming untuk brand lokal, UMKM, dan bisnis lainnya, kata Andy.
Aspek penting di balik memilih vendor live streaming
Keberhasilan Shopee Live menghadirkan layanan interaktif unggulan menjadikannya pilihan utama brand lokal dan UMKM berdasarkan survei IPSOS pada akhir tahun 2023. – Sebaran platform e-commerce pilihan adalah:
Fitur live streaming dengan pelayanan memuaskan bagi penjual dan pembeli Berdasarkan data survei IPSOS pada akhir tahun 2023, 67% persen Shopee Live menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan Tik Tok Live dalam memberikan layanan terbaik bagi brand lokal dan UMKM. (25%), Lazada Live (5%), dan Tokopedia Play (3%). Hal ini sejalan dengan hasil survei IPSOS dimana Shopee Live (63%) dinilai oleh brand lokal dan UMKM sebagai live streaming dengan fitur interaktif terbaik, disusul TikTok Live (25%), Lazda Live (7%) . , dan Tokopedia Play (6%).
Fitur live streaming yang membantu brand dan UMKM lokal meningkatkan trafiknya.
Read More : Kapolri: Izin Penyelenggaraan Event Tak Lagi Berbelit-belit
Keunggulan fitur live streaming adalah memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda bagi pelanggan. Hal ini juga berdampak pada bisnis brand lokal dan UMKM Jika dibandingkan dengan platform e-commerce, lebih dari separuh merek lokal dan UMKM (67%) mengakui bahwa Shopee Live memberikan peningkatan pendapatan terbesar bagi bisnis mereka, mengalahkan kompetitor seperti TikTok Live (25%), Tokopedia. Bermain (4%), dan Lazada Live (4%). Tak hanya berdampak pada transaksi, Shopee Live juga dipilih penjual sebagai fitur live streaming yang memberikan manfaat terbaik bagi bisnisnya (67%), disusul TikTok Live (26%), Tokopedia Play (4%). , dan Lazada Langsung (3%).
Fungsi live streaming berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis Survei IPSOS terhadap merek lokal dan UKM di Indonesia yang menggunakan fungsi live streaming e-commerce pada akhir tahun 2023 mengungkapkan bahwa Shopee Live mendominasi fungsi live streaming dengan 64%. Merek lokal dan UMKM lebih terbantu dalam pertumbuhan Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan e-commerce lain seperti TikTok Live (27%), disusul Lazda (6%) dan Tokopedia Play (3%).
Aspek hebat lainnya dari Shopee Live adalah edukasi yang ditawarkan kepada penjual Sekitar 65% brand dan UMKM lokal menilai program edukasi yang ditawarkan Shopee Live sangat membantu dan bermanfaat bagi para penjual. Hal ini menunjukkan komitmen platform untuk membekali penjual dengan pengetahuan dan keahlian sehingga mereka bisa mendapatkan hasil terbaik dari penjualan streaming langsung. Selain itu, adopsi program serupa di e-commerce lain masih jauh, yaitu TikTok Live (28%), Lazda Live (5%) dan Tokopedia Play (3%).
“Dengan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Shopee Live merupakan platform live streaming pilihan bagi brand dan UMKM lokal. Shopee Live memenuhi berbagai aspek penting yang dibutuhkan penjual dalam mengembangkan bisnisnya dan memberikan penawaran terbesar untuk brand dan UMKM lokal,” lanjutnya. andi.
Meski kebiasaan berbelanja masyarakat Indonesia sudah berubah, Shopee Live terus berinovasi dan hadir untuk brand lokal dan UMKM untuk memenangkan persaingan di pasar digital. Tren live streaming ini juga diperkirakan akan semakin berkembang dan tentunya akan menjadi bentuk persaingan perhatian yang baru dan lebih menarik antar platform e-commerce Indonesia.