Jakarta, Beritasatu.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara mengumumkan tanggap kebakaran di wilayahnya pada tahun 2024. Tahun lalu tercatat ada 279 kejadian kebakaran di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Read More : Kejurnas Voli U-19 2024: Tim Putri Phinisi Lampung Tumbangkan Bharata Jakarta

Jumlah kebakaran turun 27 persen dibandingkan tahun 2023. Tahun lalu jumlah kebakaran tercatat 379 kejadian, kata Gatot Sulaeman, saat dikonfirmasi, Kamis (2/1/2025).

Gatot menjelaskan, kebakaran terbanyak terjadi di rumah warga, sebanyak 94 kecelakaan. Selain itu, 53 kecelakaan kebakaran terjadi di tempat usaha, lima kecelakaan terjadi di pabrik, dan 26 kecelakaan terkait mobil. Peristiwa kebakaran lainnya antara lain 27 kejadian di bangunan luar, 18 kejadian di area tanaman, 6 kejadian di lumbung, 39 kejadian pembakaran sampah, dan 11 kejadian kebakaran di bangunan lain.

Penyebab utama kebakaran adalah arus pendek atau sengatan listrik yang tercatat menyebabkan kebakaran sebanyak 158 kali. Dalam kebakaran tahun 2024 ini, enam orang tewas dan sepuluh orang luka-luka.

Gatot juga mengatakan, total kerugian akibat kebakaran pada tahun 2024 mencapai Rp 80.431.235.000.

Read More : 44.330 Warga Gaza Tewas Selama Perang 13 Bulan

Terkait lokasi kebakaran, Gatot mengatakan kebakaran terbanyak terjadi di wilayah Penjaringan sebanyak 61 buah. Setelah Kecamatan Cilincing 52 kasus, Kecamatan Tanjung Priok 53 kasus, Kecamatan Kelapa Gading 43 kasus kebakaran.

Selain itu, Kecamatan Koja terdampak 29 titik kebakaran, dan Kecamatan Pademangan tercatat 19 titik kebakaran. Sementara di wilayah Kepulauan Seribu, terjadi 11 kejadian kebakaran di Kepulauan Seribu Utara, dan 10 kejadian di Kabupaten Kepulauan Seribu Selatan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *