Washington, Beritasatu.com – Senator AS Chuck Schumer ingin meloloskan rancangan undang-undang yang memungkinkan lembaga penegak hukum AS menggunakan radar Robin, sebuah teknologi canggih untuk mendeteksi drone tersembunyi yang kini sering muncul di langit Amerika.
Read More : Gabung Youtube Shopping Affiliates, Ini Langkah Membuat Shopping Content yang Unik
Asal usul drone misterius tersebut tidak diketahui. Teknologi radar canggih ini diyakini sangat penting untuk meningkatkan keamanan di New York dan New Jersey, yang baru-baru ini mengalami peningkatan aktivitas drone siluman.
Pada Minggu (15/12/2024), Senator Schumer meminta Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorcaste untuk segera memperkenalkan radar Robin di kedua negara bagian tersebut. “Kalau ada teknologi yang memungkinkan pesawat terbang, pasti ada teknologi yang bisa mengendalikannya secara akurat. “Radar Robin mampu melakukan hal itu,” kata Schumer.
Radar Robin adalah sistem radar khusus yang mampu melakukan pelacakan panorama 360 derajat. Dengan kemampuan ini, radar dapat mendeteksi objek yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, sehingga memberikan peluang lebih besar untuk melacak drone yang terbang di area terbuka.
Gubernur New York Kathy Hochul mengumumkan bahwa mitra federal telah mengerahkan sistem deteksi drone canggih di wilayah tersebut. Namun dia menekankan perlunya dukungan lebih dari pemerintah pusat. Di sisi lain, Gubernur New Jersey Phil Murphy meminta Presiden Joe Biden mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk menyelidiki asal muasal drone misterius yang terus bermunculan.
Read More : RUPST Astra 2024 Tetapkan Jajaran Direksi Baru dan Sahkan Tahun Buku 2023
Sejak akhir November, laporan aktivitas pesawat misterius di Pantai Timur Amerika Serikat semakin meningkat. Drone misterius yang terbang dengan kecepatan 90-110 km/jam ini mengganggu bandara dan menimbulkan kekacauan di masyarakat.
Meskipun Gedung Putih, FBI, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri mengumumkan pada 12 Desember 2024 bahwa drone siluman tidak menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional, banyak anggota parlemen AS percaya bahwa pemerintah gagal bersikap transparan dan konsisten mengenai masalah ini. Adanya drone berukuran kecil dengan material yang tidak memantulkan gelombang radar, merupakan tantangan besar karena radar konvensional dapat disalahartikan sebagai burung atau objek lainnya.