Jakarta, Beritasatu.com – False Jaya Metro menunjukkan bahwa skala grafis burung pheasant membunuh Shinto -Gandian (40), mayat itu ditemukan tanpa kepala di dekat Moara Baro, Penjargan, iklan Utara. Para pelaku dan korban sekali sebelum mereka bertengkar.

Read More : Ijazah Ditahan, Mantan Karyawan Geruduk Kantor PT Putera Raja Mas

Pada hari Senin (11/04/2024), ia mengatakan bahwa pada hari Senin (11/01/2024) ia mengatakan bahwa kasus tersebut dimulai ketika Sint mengundang Phazan ke sebuah hotel di Moari Karang Moari, kasus tersebut mulai bertemu di sebuah hotel di Moari -Karang.ย 

Sint meminta burung itu membawa tuna ke hotel. Namun, burung itu tidak mematuhinya. Namun, keduanya diduga berhubungan seks di hotel.

“Pada pertemuan dengan tersangka dan korban, dia pernah berbicara, dan setelah itu tersangka kembali ke rumah,” kata Vira pada konferensi pers di markas polisi Jay Subvei.

Setelah berhubungan seks, burung itu mengundang synthes ke rumahnya. Mereka berdua pindah dari hotel ke rumah Phasan.

Namun, ketika mereka diundang ke lantai 2 rumah, Sint menolak untuk membuat burung. “Korban tidak mau dan berkata:” Saya tidak ingin takut bahwa ada perekam suara, “yang merupakan istri korban,” kata Vira.

โ€œTersangka menjawab:โ€œ Istri saya tidak ada di sana, dan tidak ada orang di rumah.

Read More : Pemerintah Pastikan THR dan Gaji ke-13 ASN 2025 Tetap Cair, Anggaran Sudah Disiapkan

Kata -kata ini menyebabkan rasa sakit burung sampai dia mencekik lehernya. Dia juga tidak hanya memotong leher synth untuk melemparkan tubuhnya secara terpisah.

“Sekitar pukul 11:00 malam, korban meninggalkan rumah untuk melemparkan kepalanya ke para korban, kemudian tersangka pergi ke Jalalan Pinto Pinto Moar Baro Pengaring Jakarta utara,” katanya.

“Selain itu, tersangka melemparkan tas yang berisi kepalanya untuk masuk di antara dinding belakang rumah,” tambahnya.

Fahmi didakwa sesuai dengan Pasal 338 KUHP terhadap pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *