Jakarta, Beritasatu.com – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 691 miliar pada semester I-2024, meningkat 19,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Read More : Rumah di Bojonegoro Produksi Senpi untuk KKB Papua sejak 5 Tahun Lalu
Manajemen LPCK mengatakan pendapatan utama perseroan berasal dari pengalihan lahan unit perumahan, unit komersial seperti ruko, serta pendapatan lahan industri dan pendapatan non-properti yang diperoleh dari Pemerintah Kota Lippo Cikarang.
Proyek perumahan yang dikerjakan pada tahun 2024 antara lain proyek terbaru LPCK seperti Waterfront Estates @Uptown sebanyak 623 unit, serta butik The Hive @Uptown.
Pra-penjualan mencapai Rp 741 miliar atau sekitar 52% dari target tahunan sebesar Rp 1,435 miliar. Laba kotor perseroan tercatat positif sebesar Rp 278 miliar dengan margin laba kotor yang stabil di level sehat 40% selama kuartal II-202.
Ke depan, LPCK berencana menyasar generasi muda untuk memiliki properti di Lippo Cikarang. Selain itu, pada paruh kedua tahun 2024, LPCK juga berencana melakukan serah terima unit.
Read More : Enggartiasto: Rakyat Tak Salah Pilih Jokowi Pimpin Indonesia 2 Periode
โPerusahaan berhasil mencapai 52% target pra-penjualan pada tahun 2024, diiringi dengan peningkatan pendapatan dan margin yang sehat. Seiring dengan meningkatnya permintaan akan perumahan yang terjangkau, kami meluncurkan produk โXQโ yang dirancang untuk generasi muda dan, kata LPCK-Pemerintah dalam keterangan resminya, Jumat (20/9/2024).
LPCK akan terus memperkenalkan produk-produk baru untuk memenuhi permintaan pasar. LPCK juga akan melanjutkan pembangunan agar transfer tepat waktu.ย