Manila, Beritasatu.com – Amerika Serikat di Asia Tenggara, Filipina, dan Singapura, pada Rabu (11/6/2024) mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden AS. 

Read More : Luna Maya Sempat Pasrah Tak Akan Menikah sebelum Dinikahi Maxime Bouttier

Presiden Filipina Ferdinand Marcos mengucapkan selamat kepada Donald Trump dan mengatakan ia mengharapkan kemitraan yang kuat antara Manila dan sekutu militernya di Washington.

Amerika Serikat telah lama menjadi mitra pertahanan bersama Filipina, yang kini terlibat dalam perselisihan dengan Tiongkok mengenai pulau-pulau dan perairan di Laut Cina Selatan.

Pemerintah Filipina berusaha menunjukkan kepercayaan dalam kemitraannya dengan Amerika Serikat, meskipun ada kekhawatiran analis keamanan Donald Trump di negara bagian America First dapat menyebabkan dia menarik diri dari kemitraan dengan AS. Artinya, Filipina seharusnya hanya berhadapan dengan Tiongkok dalam sengketa perairan.

“Presiden Trump menang dan rakyat Amerika menang, dan saya mengucapkan selamat kepada mereka atas kemenangan mereka dalam latihan yang menunjukkan kekuatan Amerika kepada dunia,” kata Marcos dalam suratnya.

Marcos berharap kerja sama dengan Donald Trump dalam berbagai isu akan saling menguntungkan bagi kedua negara. “Saya berharap kemitraan yang kuat ini, yang dibuktikan dalam perang dan perdamaian, akan menjadi kekuatan untuk kebaikan, yang akan membuka jalan bagi kemakmuran dan persahabatan, di kawasan Pasifik di kedua sisi,” kata Marcus.

Sementara itu, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong yang berada di Batavia, Rabu malam, memberikan ucapan selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya dalam pemilu presiden AS.

Dalam suratnya kepada Donald Trump, Wong menyampaikan ucapan selamat yang hangat atas terpilihnya calon presiden Amerika Serikat ke-47 Singapura (PR) Lawrence Wong dari Partai Republik. – (AP/AP)

“Rakyat Amerika telah memberi Anda mandat yang luar biasa dan saya percaya Anda akan kembali memimpin AS. Saya percaya Anda akan mengembangkan AS sebagai pemimpin dan memenuhi peran kepemimpinan global,” kata Wong.

Ia juga menulis surat kepada Presiden Trump, JD Vance, untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya dirinya sebagai Wakil Rektor AS. Wong juga memuji hubungan kedua negara dan menyatakan keyakinannya bahwa AS akan terus tumbuh dan memimpin dunia.

Read More : Conclave Raih Film Terbaik di BAFTA 2025, The Brutalist dan Emilia Pérez Ikut Bersinar

“Singapura siap bekerja sama dengan Anda dan pemerintah Anda untuk memajukan hubungan bilateral kami dan semakin memperkuat kemitraan AS di Asia-Pasifik,” tulis Wong di Facebook.

Wong juga mengundang Donald Trump untuk kembali ke Singapura. Donald Trump terakhir kali mengunjungi Singapura pada tahun 2018, ketika ia bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Wong mencatat bahwa tahun 2024 akan menjadi peringatan 20 tahun Perjanjian Perdagangan Bebas AS-Singapura. “Perdagangan bilateral kita meningkat hampir tiga kali lipat sejak awal, dan bersama dengan investasi Singapura di AS, hal ini telah mendukung lebih dari 270.000 lapangan kerja berkualitas tinggi di Amerika,” kata Wong.

“Pada periode pertama, kami melakukan langkah-langkah signifikan untuk memperkuat hubungan kami, terutama di bidang pertahanan, ekonomi dan perdagangan,” tambahnya. 

“Saya berharap dapat membawa kemitraan kita ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Wong.

Wong mengatakan bahwa di bawah pemerintahan Donald Trump sebelumnya, Singapura dan AS juga telah mengajukan aliansi pertahanan besar yang memungkinkan pasukan AS menggunakan pangkalan udara dan angkatan laut Singapura sambil mendorong arus perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *