Makassar, Beritasatu.com – Sekelompok pria berjaket atau sweater menyerang dan merusak sebuah rumah kos mahasiswa di Jalan Faisal 17, Gang 5, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makasar, Sulawesi Selatan pada Minggu (26/05/2021). 2024 .).

Read More : Harga Minyak Mentah Anjlok karena Prospek Pasokan Melimpah pada 2025

Penyerangan dan vandalisme tersebut terekam CCTV dan menjadi viral setelah dibagikan di media sosial. Pelaku yang berjumlah sekitar sembilan orang merusak pintu ruang makan dan melemparkan bom molotov. Penghuni kos bahkan diancam dengan senjata tajam.

Abrar, salah satu santri di pesantren tersebut mengatakan, penyerangan disertai pengrusakan dan pengancaman itu terjadi sekitar pukul 04.50 WITA.

“Sembilan orang masuk ke wilayah kos, empat orang masuk ke kos,” ujarnya.

Abrar mengungkapkan, saat kejadian, tiba-tiba ada sekelompok pria yang tidak dikenalnya masuk sambil menggedor-gedor tembok dan pintu triplek wisma hingga meneriaki seseorang bernama Yuda.

“Pertama ada yang ketuk, gedor-gedor di tembok. Saya kira mereka anak-anak (penghuni kost), jadi saya keluar (kamar), dia (pelaku) bilang, Yuda di mana?” Dia berkata.

Abrar kemudian membuka pintu kamarnya untuk memeriksa. Namun, ia terkejut saat salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam.

Ia juga terlihat melemparkan bom molotov. Untungnya, dampak pembakaran bom molotov tidak bertambah besar.

“Spontan dia mencabut badiknya, saya tutup pintu kamar, dia tendang pintunya, lalu dia bakar (rak sepatu) ini,” lanjutnya.

Read More : Diaspora Indonesia: Menimba Ilmu di Luar Negeri, Kembali ke Tanah Air untuk Berkontribusi

Karena orang yang dicari tidak ditemukan, para penjahat melarikan diri dari lokasi kejadian. Kemudian penghuni kos tersebut melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Saya lapor presenternya, RT lapor polisi,” ujarnya.

Polisi Rappocini langsung menuju tempat kejadian perkara (CCR) untuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti berupa rekaman CCTV.

Kapolsek Rappocini AKP Mustari Alam pun membenarkan adanya kejadian tersebut yang dilaporkan oleh seorang siswi yang merupakan penghuni kos. Karyawan saat ini sedang menyelidiki dan mencari pelaku untuk mengetahui motif penyerangan yang disertai perusakan dan ancaman.

Sementara tim Resmob Polsek Rapochini sedang memburu pelaku secepatnya, tutupnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *