Jakarta, Beritasat.com – Kisah panjang dan menarik yang diciptakan dalam budaya kuno. Cokelat, yang dikenal sebagai “hadiah Tuhan” oleh Mei dan Aceka, cokelat pada awalnya tidak makan, tetapi minuman suci yang digunakan selama upacara keagamaan dan upacara penting.

Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp 1,96 Juta Per Gram

Kacang kakao, bahan -bahan cokelat dasar, dan bahkan berfungsi sebagai simbol mata uang dan kekayaan. Legenda mengklaim bahwa Dewa Quetzalcoatl memberi orang biji kakao sebagai hadiah, yang menjadikannya barang -barang berharga hanya melebihi konsumsi harian.

Jadi apa sejarah cokelat ini? Laporan dari Brittnica dan sejarah, kemudian sumber cokelat, yang sekarang menjadi camilan favorit. Sumber Kakao

Menurut penilaian, pohon kakao (kakao kakao) pertama kali ditemukan di Amerika Selatan dan Tengah. Budaya Olmak, yang sekitar 1500 RPNE, dianggap sebagai yang pertama mengubah biji kakao menjadi minuman.

Mereka mencampur kacang kakao yang difermentasi, dipanggang dan dipilih dalam berbagai air dan rempah -rempah untuk membuat minuman pahit yang digunakan selama upacara keagamaan.

Bangsa virtual yang berisi daerah meshmaric melanjutkan tradisi mengonsumsi minuman kakao. Mereka menyebutnya “xocolatl”, yang berarti “air pahit”. Minuman ini biasanya disajikan dengan vanila tambahan, cabai atau rempah -rempah lainnya dan menjadi bagian penting dari upacara keagamaan dan simbol status sosial.

Aztec juga menganggap kakao sebagai hadiah dewa quetalcoatl dan menggunakannya sebagai mata uang dan minuman energi untuk tentara sebelum pertarungan

Pada abad ke -16, para peneliti Spanyol, seperti pengadilan Hernan, membawa biji kakao ke Eropa setelah berinteraksi dengan Aztec. Awalnya, minuman kakao tidak menyukai rasa pahit.

Namun, dengan menambahkan gula, vanilla, dan kayu manis, minuman ini menjadi populer di kalangan bangsawan Spanyol. Spanyol, cokelat menyebar ke negara -negara Eropa lainnya dan telah menjadi simbol kemewahan dan sosial.

Read More : KAI Pastikan Jalur Kereta Grobogan Sudah Diperbaiki

Revolusi industri abad ke -19 membawa perubahan signifikan dalam produksi cokelat. Pada tahun 1847, perusahaan Inggris J S & Sons menciptakan cokelat padat pertama, mencampur bubuk kakao, gula dan lemak kakao.

Inovasi ini memungkinkan Anda makan cokelat dalam bentuk bar yang kita kenal saat ini. Keanggotaan, seperti Cadarii, Nestle dan Lindet, kemudian merupakan produk cokelat yang berbeda dan populer di seluruh dunia.

Saat ini, cokelat tersedia dalam berbagai bentuk dan rasa, dari cokelat hitam dengan kandungan cokelat tinggi hingga cokelat susu manis dan lembut. Selain camilan, cokelat juga digunakan dalam berbagai makanan dan minuman dan merupakan elemen penting dari industri kue dan permen.

Kesadaran berkualitas tinggi dan sumber kakao juga meningkat, dan banyak produsen fokus pada praktik perdagangan yang adil dan produksi cokelat.

Perjalanan cokelat dari hutan mazumer untuk menjadi camilan manis yang menunjukkan peraturan dunia dan inovasi dalam pemrosesan bahan -bahan alami menjadi produk yang dicintai oleh berbagai budaya di seluruh dunia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *