Jakarta, Beritasatu.com -The Sixth President of the Republic of Indonesia, the current Asia -Pacific Leadership Malarmia Alliance (APLMA) Special Consultant Sasilo Bangbang Eunno (SBY) met with Jokowi and Jokowi and President’s elected Prabowo Subianto meeting discussed the strategic steps of Mengontrol dan menghilangkan malaria di Indonesia. Telah menjadi
Read More : Beredar Video Permintaan Maaf Fashion Stylist Wanda Hara Tanpa Baca Naskah
“Kemarin, saya bertemu Presiden Zoko. Saya mengatakan kepadanya upaya besar ini. Saya benar -benar senang untuk Presiden Plabovo Soto, saya dan teman sekelas saya telah terpilih karena Plassee Bovo juga memiliki tekad yang kuat untuk mempercepat proses malaria.
Selama pertemuan, SBY menekankan pentingnya komitmen negara untuk memerangi malaria dan merumuskan langkah -langkah pencegahan yang lebih efektif. Dia bangga dengan sikap serius Plaboor dalam mempercepat malaria Indonesia.
Tidak hanya itu, SBY mengkonfirmasi dalam diskusi dengan Plaboor bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah malaria di wilayah Asia -Pasifik pada tahun 2025. Pertemuan ini diharapkan menjadi kekuatan pendorong yang penting untuk memperkuat kerja sama malaria.
“Tuhan memberkati itu, dan akan mengadakan KTT Malaria di wilayah Asia -Pasifik di Indonesia tahun depan. Saya telah bertemu dengan Presiden Prabovo Suobando. Kerjasama regional sangat penting,” jelas Sby.
Sebagai konsultan APLMA, SBY memainkan peran penting dalam mengundang negara -negara Asia -Pasifik untuk bekerja keras untuk menghilangkan malaria. Dia menegaskan bahwa kerja sama multinasional akan sangat membantu mempercepat proses menghilangkan penyakit media nyamuk.
Selain itu, Sby juga memuji pemerintah Indonesia untuk menghilangkan peta jalan malaria. Dia mengatakan peta jalan itu adalah inisiatif yang sangat baik dan percaya bahwa Indonesia bisa menjadi panutan bagi negara -negara lain di wilayah Asia -Pasifik.
Read More : Ditangkap karena Narkoba, Andrew Andika Minta Maaf pada Tengku Dewi Putri
“Tugas saya adalah mengundang negara -negara lain untuk melakukan hal yang sama. Oleh karena itu, saya sangat menghargai peluncuran peta jalan. Saya telah membaca esensi peta jalan sandal. Ini adalah ukuran yang baik. Saya percaya bahwa Indonesia akan menjadi model Asia Upaya regional Pasifik untuk menghilangkan malaria.
Sebagai mantan presiden yang telah menghadapi berbagai krisis di Indonesia, Sby optimis bahwa Indonesia dan dunia dapat mengatasi tantangan orang dan hewan seperti malaria. Dia menyebutkan pengalaman masa lalu Indonesia melawan flu burung, meskipun negara itu menderita berbagai bencana.
“Meskipun kami baru -baru ini mengalami bencana tsunami, kami telah berhasil menghadapi influenza unggas. Mengikuti influenza unggas, krisis keuangan global pecah. Namun, negara kami dan pemerintah kami dapat melakukan apa yang perlu kami lakukan. Dengan kata lain, itu mungkin untuk membuatnya tidak mungkin, “kata Sby.