San Francisco, Beritasatu.com – Starlink, cabang satelit SpaceX milik Elon Musk, pada Sabtu (11/11/2024) memperingatkan penangguhan layanannya karena negara itu dilanda badai geomagnetik terbesar dalam dua tahun akibat energi matahari.
Read More : Klasemen Tim Putri Jelang Proliga 2024 di Palembang
Starlink diketahui memiliki 60 persen dari sekitar 7.500 satelit yang mengorbit Bumi dan merupakan operator Internet satelit terbesar di dunia.
– kata Elon Musk dalam pengumumannya
Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengatakan badai tersebut merupakan yang terbesar sejak Oktober 2003 dan kemungkinan akan berlanjut hingga akhir pekan. Badai hebat ini dapat mengganggu sistem navigasi, jaringan listrik, navigasi satelit, dan layanan lainnya.
Read More : 17 Perusahaan Beraset Jumbo Siap IPO di Pasar Modal Indonesia pada 2025
Ribuan satelit Starlink di orbit rendah Bumi menggunakan tautan laser broadband untuk mengirimkan data satu sama lain di luar angkasa dengan kecepatan cahaya, sehingga jaringan tersebut menyediakan jangkauan Internet di seluruh dunia.