JAKARTA, BERITASATU.COM – Dia menemukan Presiden Asor Youth Movement (GP Ansor) Addine Jauharuddin. Dia dan perwakilan lain dari organisasi sosial lainnya. Pertemuan itu terjadi dalam suasana yang hangat dan antusias. Paus masih satu jam tanpa berpikir bahwa dia tidak akan berpikir untuk menandatangani kunjungan diplomatik di Indonesia.

Read More : Berseberangan dengan Suami, Istri Donald Trump Dukung Hak Aborsi

“Kami pikir kami pergi ke Vatikan dan kami tidak tahu bahwa beberapa tindakan dapat ditemukan dengan cepat dengan Tuan Pape. Kemudian percakapan akan terjadi padanya.” Tambahan selama sampul Lebak, Senin (9.3.2017).

Menurut informasi pertemuan, pertemuan itu bukan hanya percakapan. Tetapi ini juga merupakan kesempatan untuk menciptakan kerja sama yang erat antara berbagai organisasi dan Vatikan. Dokumen kerja bersama telah berhasil ditandatangani oleh Papa Francis tanpa banyak alasan.

“Dokumen -dokumen dari masing -masing organisasi kami telah disiapkan dan kami juga dikirim untuk mengirim pesan tinggi yang sangat ditandatangani.” Ditambahkan

Dia juga menekankan bahwa Paus Francis menyetujui dokumen itu tanpa meminta rincian atau membuat proses pemerintah lebih rumit.

Addine juga menemukan bahwa latar belakang kunjungan ini adalah untuk mempromosikan upaya perdamaian dunia dan untuk menekan konflik agama, salah satu tantangan besar dalam menciptakan perdamaian global.

Read More : Ungkapan Belasungkawa dan Doa Fadli Zon untuk Mat Solar

“Kita melihat bahwa dunia ini dibungkus dalam berbagai acara seperti perang jangka panjang dan orang -orang yang menjadi korban kemanusiaan dalam setiap pertanyaan besar adalah orang yang dapat menyelesaikan masalah ini,” kata Adon.

Dalam konteks ini, Paus Francis sangat dikenal untuk mempersiapkan murid -muridnya ke wilayah Asia -Pasifik. Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi. Paus Francis harus tiba Jakarta pada hari Selasa (3.3.2024) setelah mendarat di bandara. Soekarno-Hatta Paus Francis akan langsung pergi ke kedutaan Vatikan untuk program resmi lainnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi kekuatan pendorong yang penting dalam upaya untuk memperkuat kerja sama timbal balik di Indonesia dan mendukung perdamaian dunia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *