JAKARTA, Beritasatu.com – Mantan Kepala Kantor Kementerian Pertanian Sugiatono ditangkap penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditemukan uang senilai miliaran dolar di kamar pribadi Menteri Pertanian Shahrul Yasin dan 12 senjata. Manthan) mengumumkan bahwa itu telah disita. Limpo (SYL).

Read More : Soal Biaya Tambahan di Kapal Penyeberangan, ASDP Harus Tindak Tegas

Hal ini mengemuka saat mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Sabbagianu dan mantan Direktur Mesin dan Pertanian Mohammad Hatta menjadi saksi dalam persidangan para terdakwa.

Awalnya, hakim ketua bertanya kepada Sugiitno soal penggeledahan di rumah dinas SYL di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Menurut Sugiyatono, penggeledahan terjadi pada September 2023. Saat itu, beliau sedang berada di kediaman pribadi SYL dan menghubungi Bapak Obaidah Nabhan, pejabat kehormatan Kementerian Pertanian yang berada di kediaman dinas SYL. dari

Obaidah meminta Sugyatnu datang menemui Vidya Chandra. Sugiyatono kemudian menghubungi Vidya Chandra pada pukul 13.00 WIB, namun situasi masih sepi. KPK bersama tiga anggota polisi kemudian melakukan penggeledahan pada pukul 15.30 WIB.

Semua orang berkumpul di ruang tamu dan mengatakan akan menggeledah lantai dua, yang merupakan kamar dan area kerja SYL. Pada saat penggeledahan, SYL sedang keluar.

Pencarian berlanjut hingga sehari setelah salat Jumat, kata Sugiyatano. Para pencari tinggal sepanjang malam, tapi tidak ada yang keluar. Hingga berakhir sekitar jam 11 malam pada hari Jumat.

Hakim bertanya: “Tahukah Anda apa yang Anda bawa?”

“Cuma koper,” jawab Sugiatono.

Hakim kemudian bertanya: “Anda sadar uang Anda diambil?”

“Tolong masukkan kopermu,” jawab Sugiatono.

Read More : Seleksi Usai, Tim Basket Indonesia Kantongi 24 Nama Menuju SEABA U-18

Tanya hakim?

“Saya telah melupakan kejayaan,” jawab Sugyatton.

Hakim bertanya miliaran atau jutaan?

“Jutaan,” jawab Sogiatono.

Hakim pun menanyakan apakah ruang tamu dan kamar SYL digeledah untuk mendapatkan uang.

“Itu kamar pribadi,” jawab Sogiatono.

Selain uang, hakim juga menanyakan apakah ada senjata yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut.

Sugiyatono menjawab senjatanya ada 12. Ia pun mengatakan bahwa ia mengambil tas wanita tersebut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *