Surabaya, Beritasatu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (PDIP Jatim) mengatakan Abdullah membenarkan adanya pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dengan presiden terpilih yang juga Ketua Umum Garindra. Pestanya, Prabowo Subiano, akan segera digelar.
Read More : Apakah Paris Akan Aman dari Tikus Selama Olimpiade 2024?
Kata Abdullah membenarkan, pertemuan Megawati dan Prabowo adalah untuk kepentingan negara dan bukan untuk pembagian kursi di kabinet.
โSeperti yang saya jelaskan, untuk presiden terpilih (Prabovo) dan Bu Mega, keduanya akan bertemu karena kepentingan kita. Bukan karena berbagi kursi,โ ujarnya kepada daerah khusus PDIP Jatim. rapat (26/9/2024) malam.
Menegaskan, saat ini belum saatnya mempertanyakan alokasi kursi dari media kepada PDIP terkait pertemuan Mega dan Prabowo pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpress) 2024.
Saat itu muncul pertanyaan, ‘Bua (nama Said) apakah ada pertemuan antara Bu Mega dan Pak Prabowo?’ Jika ini terjadi, kami ditanya apakah rapat akan berbagi kursi.
Read More : Lagu tentang Upaya Pembunuhan Trump Viral di TikTok, Pembuatnya Ternyata Imigran Meksiko
Ketua DPD PDIP Jatim itu juga menegaskan, partainya tidak menyetujui pertemuan dengan kabinet Prabowo-Gibran dan Mega tanpa syarat.
Menurut Said, keberadaan PDIP di dalam atau di luar kabinet tidak menjadi masalah asalkan memiliki visi dan tujuan yang sama. “Bukan soal dukungan tanpa batas. Kalau visi kita sama, baik di dalam (di kabinet) maupun di luar, tidak masalah,” ujarnya.