Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Inkremental Index (IHSG) di bursa, Rabu (24/7/2024) ditutup di zona merah. IHSG melemah dipimpin oleh saham-saham teknologi yang melemah lebih dari 1%.
Read More : Wall Street Kembali Cetak Rekor di Tengah Harapan Penurunan Suku Bunga
Sejak awal perdagangan, IHSG bergerak ke zona merah hingga ditutup 51 poin atau 0,70% di 7.262. Sebanyak 16,4 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi 7,3 triliun dan frekuensi 1.049.975 kali.
Saham-saham yang menyebabkan IHSG anjlok adalah sektor teknologi yang melemah 1,67%, disusul infrastruktur dan konsumsi non primer yang masing-masing melemah 1,49% dan 0,71%.
Meski IHSG berada di zona merah, namun ada tiga saham yang menguat yakni sektor transportasi menguat 0,77%, industri menguat 0,56%, dan barang konsumsi naik tipis 0,03%.
Kemudian saham-saham utama kelompok LQ45 turun 6,09 poin atau 0,66%, saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,30 poin atau 0,25%, Investor33 turun 3,59 poin atau 0,75%.
Read More : Perusahaan Jusuf Kalla Ikut Andil Bangun IKN Melalui Suplai Bahan Baku Material
Saat ini bursa Asia mengikuti IHSG yang berada di zona merah. Nikkei 225 (Tokyo) turun 1,11%, Hang Seng (Hong Kong) turun 0,91%, Shanghai Composite (China) turun 0,46%, dan Straits Times (Singapura) turun tipis 0,01%.